Tak Berkutik Lawan Spanyol, Mbappe Akui Prancis Main kayak Tim Bingung
Zulfikar Pamungkas July 15, 2026 07:33 AM

RONALDO SCHEMIDT/AFP
Kylian Mbappe menyebut Timnas Prancis tampil seperti tim bingung saat kalah dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Kylian Mbappe menyebut Timnas Prancis seperti tim bingung saat menelan kekalahan dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026.

Di babak tersebut, Les Bleus dibuat tak berkutik oleh Spanyol sehingga takluk dengan skor 0-2 di Stadion Dallas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan La Furia Roja dicetak lewat penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan sontekan jarak dekat Pedro Porro di menit ke-58.

Meski tak kalah dengan skor telak, hasil ini menjadi aib bagi Timnas Prancis bila melihat gaya bermain yang ditampilkan Kylian Mbappe dkk.

Pada pertandingan tersebut, Si Ayam Jantan tak bisa memberi ancaman berarti ke pertahanan Tim Matador.

Bahkan saking tumpulnya lini serang mereka, Opta menyebut pasukan Didier Deschamps hanya membuat 0,3 xG (expected goals) atau probabilitas peluang menjadi gol yang sangat kecil.

Disebutkan bahwa catatan tersebut merupakan rekor terendah dari satu tim dalam sebuah pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

Catatan ini terbilang miris mengingat Prancis menjadi tim tersubur kedua di Piala Dunia 2026 dengan 16 gol.

Mengenai lini serang timnya yang tumpul, Mbappe menyebut dirinya dan rekan-rekannya menjadi tim bingung saat menyerang.

Kebingungan ini berangkat dari kesalahan mereka saat membangun serang dan permainan apik Timnas Spanyol.

Dilansir BolaSport.com dari RMC Sport, Mbappe menilai Les Bleus gagal menjalankan taktik yang sudah dicanangkan sebelum pertandingan.

Akibatnya, dia dan rekan-rekannya bingung saat menyerang, terutama saat membutuhkan gol untuk menyamakan kedudukan atau mengatasi ketertinggalan.

"Kami tidak memainkan permainan yang kami inginkan, baik dari segi taktik, teknik, maupun level permainan secara keseluruhan," ujarnya pascalaga.

"Saat Anda tidak menjalankan apa yang seharusnya dilakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan menang."

"Spanyol tetap pada rencana permainan mereka yaitu sebagai tim yang gemar menguasai bola dan mengatur tempo pertandingan."

"Kami membiarkan mereka menentukan tempo. Kamilah yang seharusnya mengubah keseimbangan kekuatan, dan di situlah kami gagal."

"Rencananya adalah (kami) melakukan tekanan tinggi untuk mencegah mereka menemukan ritme permainan yang nyaman, tapi kami gagal melakukannya."

"Terlalu banyak kesalahan teknis yang terjadi. Kami tidak tahu cara memberikan ancaman saat momen itu dibutuhkan," jelasnya.

Kekalahan ini menyisakan getir bagi Mbappe yang gagal membawa Timnas Prancis mencetak hattrick lolos ke final Piala Dunia.

Sebelum edisi 2026, Si Ayam Jantan sempat menembus final pada edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.

"Seperti yang lain, ada rasa kecewa yang mendalam. Mencapai final adalah impian kami, memberikan kesempatan bagi negara kami untuk bermimpi dan menorehkan sejarah," terusnya.

"Kini, hal ini harus kami hadapi dengan kepala tegak. Rasa kecewanya begitu besar, hingga sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata," imbuh penyerang Real Madrid itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.