Minimalisir Antrean BBM Solar, Gubernur Herman Deru Dorong Sejumlah SPBU di Sumsel Beroperasi 24 Jam
Odi Aria July 15, 2026 08:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berencana mendorong sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumsel beroperasi selama 24 jam. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang masih terjadi di beberapa titik.

Rencana itu disampaikan Herman Deru usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), aparat penegak hukum, serta instansi terkait ke sejumlah SPBU di Kota Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, hingga Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (14/7/2026).

Dalam sidak tersebut, rombongan meninjau SPBU di Jalan Noerdin Panji, Simpang Bandara, Alang-Alang Lebar, KM 7, Pegayut, serta sejumlah SPBU di wilayah Kayuagung.

Herman Deru mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kondisi antrean kendaraan di SPBU mulai berangsur terurai setelah dilakukan penyesuaian dalam pengaturan distribusi BBM subsidi.

Namun, di beberapa lokasi antrean masih terlihat karena tingginya mobilitas kendaraan.

"Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan di SPBU sudah mulai berkurang setelah dilakukan sejumlah penyesuaian dalam pengaturan penyaluran BBM subsidi, meskipun di beberapa titik masih terdapat antrean," ujar Herman Deru.

Ia menyebut antrean masih terjadi di SPBU kawasan CGC Alang-Alang Lebar yang melayani kendaraan menuju luar Kota Palembang dan SPBU Musi II yang menjadi akses kendaraan masuk ke Palembang.

Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumsel akan melakukan pemetaan terhadap SPBU yang dinilai layak memperpanjang jam operasional.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan memetakan SPBU yang perlu mengoptimalkan jam operasional, termasuk mendorong beberapa SPBU beroperasi selama 24 jam," katanya.

Menurut Herman Deru, Pertamina juga telah menyatakan kesiapan menyesuaikan penyaluran BBM sesuai kebutuhan masyarakat dan ketentuan yang berlaku.

Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan pemerintah bersama Pertamina mulai membuahkan hasil, ditandai dengan berkurangnya antrean kendaraan dan menurunnya aktivitas penyalahgunaan BBM subsidi.

Meski demikian, pengawasan akan terus diperkuat. Herman Deru juga mengimbau masyarakat agar ikut melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Alexander Susilo memastikan pasokan BBM di wilayah Sumatera Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi.

Ia mengatakan distribusi BBM dari Terminal BBM ke seluruh SPBU terus dipantau dan dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar serta subsidi energi dapat disalurkan tepat sasaran.

"Pertamina terus memastikan stok BBM di wilayah Sumatera Selatan berada dalam kondisi mencukupi dan penyalurannya berjalan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Alexander.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.