TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju mengusulkan program Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai sekitar Rp100 miliar kepada pemerintah pusat untuk Mamuju ditahun 2027, hal ini di sampaikan Sitti Sutinah bupati Mamuju pada selasa (14/7/2026).
Usulan tersebut akan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan ruas jalan yang mendukung sektor pertanian, perikanan, serta akses menuju fasilitas pendidikan di Kecamatan.
Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, mengatakan pemerintah daerah telah mengusulkan sekitar 10 ruas jalan untuk masuk dalam program IJD.
Baca juga: Hari Ketiga Sekolah, Gerbang SD di Mamuju Tengah Masih Dipenuhi Orang Tua Siswa
Baca juga: Tak Perlu Antre di Kantor, Dukcapil Pasangkayu yang Datang ke Rumah Warga
"Yang jelas IJD itu harus masuk di wilayah perikanan, pertanian, dan sekolah. Jadi kami usulkan banyak di kecamatan, karena yang di kota tidak masuk IJD" ujar Sutinah
Ia juga mengungkapkan bahwa total anggaran yang di usulkan untuk IJD di tahun 2027.
"Sekitar 10 ruas kalau saya tidak salah, dan totalnya sekitar Rp100 miliar. Kita usulkan untuk 2027, mudah-mudahan bisa diterima," ujar Sutinah kepada Tribun-Sulbar.com. saat di wawancarai usai mengikuti paripurna istimewa di DPRD Mamuju.
Menurut Sutinah, program IJD menjadi peluang bagi daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi penunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Karena itu, Pemkab Mamuju memprioritaskan ruas-ruas jalan yang menghubungkan kawasan pertanian, perikanan, serta fasilitas pendidikan di sejumlah kecamatan.
Ia berharap usulan tersebut dapat disetujui pemerintah pusat sehingga pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mamuju dapat terus ditingkatkan pada 2027.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Baiq Sukma Widiawati