TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Menghadapi musim kemarau yang berpotensi menurunkan debit air tanah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara bergerak cepat melakukan optimalisasi sumber air bersih melalui kegiatan pendalaman sumur, Selasa (14/7).
Langkah ini merupakan bentuk antisipasi untuk memastikan kebutuhan air bagi warga binaan maupun operasional rutan tetap terpenuhi.
Pekerjaan pendalaman sumur dilaksanakan oleh empat orang pekerja dari luar yang masuk ke area rutan sesuai prosedur keamanan yang berlaku.
Selama kegiatan berlangsung, para pekerja mendapat pengawalan dan pengawasan secara ketat dari petugas Regu Pengamanan (Rupam) bersama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rutan Banjarnegara guna menjamin keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Plh. Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Suparno, menjelaskan bahwa optimalisasi sumber air dilakukan sebagai langkah mitigasi terhadap potensi keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi untuk mendukung penyelenggaraan layanan pemasyarakatan.
"Kami tidak menunggu hingga terjadi krisis air. Pendalaman sumur ini merupakan langkah preventif agar pasokan air bersih tetap terjaga sehingga kebutuhan warga binaan maupun operasional rutan dapat terpenuhi secara optimal selama musim kemarau," ujar Suparno.
Melalui kegiatan ini, Rutan Banjarnegara berharap kapasitas sumber air tanah dapat meningkat sehingga mampu menunjang kebutuhan sanitasi, kebersihan lingkungan, serta berbagai aktivitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan.
Optimalisasi sumber air bersih ini menjadi salah satu wujud komitmen Rutan Banjarnegara dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang berkualitas, adaptif terhadap berbagai tantangan, serta berorientasi pada pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, termasuk akses terhadap air bersih yang memadai.