Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Ratusan murid baru kelas 7 SMPN 18 Kota Bogor melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).
Pantauan TribunnewsBogor.com, MPLS dimulai sejak pukul 07.00 WIB.
Mereka mengenakan seragam putih merah dan menggunakan papan nama yang bertuliskan SD masing-masing.
Terlihat dilokasi, beberapa murid ada yang ceria ada juga yang terlihat gugup.
Untuk yang gugup, alasannya cukup menggelitik.
Salah satu siswa yang masih gugut saat mengikuti MPLS adalah Asna (13).
Ia gugup karena barang yang dibawa ketika MPLS cukup banyak.
Saking gugupnya, ia baru bisa tidur pada pukul 00.00 WIB.
"Ini buat nyiapin nametag, bikin nametag, terus nyiapin yang lainnya juga, nyiapin tas. Nyiapinnya sendiri tidak dibantu orangtua," kata Asna kepada TribunnewsBogor.com di lokasi.
Baca juga: SD Mulia Bogor Mulai Gelar MPLS Murid Baru, Orangtua Kompak Foto Momen Anaknya di Lapangan Upacara
Sebelum masuk sekolah, ia selalu tidur pukul 03.00 WIB.
Ia mengaku tidak bisa tidur cepat karena merasa masih libur sekolah.
"Biasanya kalau misalkan libur tidurnya jam 3.00 pagi, soalnya kayak nggak bisa tidur aja. Terus kalau misalkan sekarang lebih dicepatin aja tidurnya," ujarnya.
Ia diantar olehnya untuk membeli tanaman yang harus dibawa ketika MPLS.
Murid lainnya Adelia (13) mengaku 'patungan' dengan temannya untum membeli tanaman yang dibawa ketika MPLS.
"Aku kan per kelompok, jadi dibawanya sama teman aku. Cuma nanti sekarang kita tuh kayak papatungan gitu ngasih uangnya ke dia," kata Adelia.
Ia membayar 11 ribu kepada temannya hari ini.
Pohon yang dibelinya yakni Pohon Soka.
"Satu pohon aja. Tapi, satu kelompok lima orang," ujarnya.