SURYA.co.id, PASURUAN - Tren menghabiskan waktu libur di destinasi wisata lokal dinilai semakin layak menjadi pilihan masyarakat.
Selain menawarkan pengalaman yang tak kalah menarik, wisata di daerah sendiri juga mampu menggerakkan roda perekonomian warga.
Salah satunya terlihat di Baung Rafting Kertosari, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Destinasi wisata arung jeram ini terus menarik kunjungan dari berbagai kalangan, termasuk rombongan Tim Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kecamatan Pasrepan yang menggelar kegiatan kebersamaan di lokasi tersebut.
Baca juga: Probolinggo Rafting: Wisata Baru Penantang Adrenalin 12 Km Menyusuri Sungai Pegunungan Argopuro
Selama menyusuri aliran sungai, para peserta menikmati sensasi jeram yang menantang dengan latar panorama pegunungan dan udara sejuk yang masih alami.
Pengalaman itu menjadi bukti Kabupaten Pasuruan memiliki destinasi wisata alam yang mampu bersaing dengan tempat wisata di luar daerah.
Pengawas sekaligus Koordinator Kecamatan Pasrepan, Sulastri, mengaku terkesan setelah merasakan langsung pengalaman berwisata di Baung Rafting Kertosari.
Menurutnya, destinasi tersebut layak menjadi salah satu ikon wisata alam Kabupaten Pasuruan.
“Ternyata kita tidak harus pergi jauh ke luar kota untuk menikmati wisata alam yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan,” katanya kepada SURYA.co.id, Rabu (15/7/2026) pagi.
Menurut Sulastri, potensi wisata seperti Baung Rafting harus semakin dikenal karena menjadi kebanggaan daerah yang patut didukung bersama.
Semakin banyak masyarakat memilih berlibur di destinasi lokal, kata dia, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan warga sekitar melalui meningkatnya aktivitas ekonomi.
Pengelola Baung Rafting Kertosari, Buhajar, menyambut baik antusiasme wisatawan yang terus berdatangan.
Baginya, kepuasan pengunjung menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan selama menikmati wisata arung jeram.
“Kami bersyukur banyak pengunjung yang pulang dengan membawa cerita dan pengalaman yang menyenangkan,” paparnya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi bagi pengelola untuk terus berbenah agar Baung Rafting semakin berkembang dan menjadi destinasi wisata yang membanggakan Kabupaten Pasuruan.
Ia berharap masyarakat mulai menjadikan wisata lokal sebagai pilihan utama saat mengisi waktu libur bersama keluarga, teman, maupun komunitas.
“Pasuruan memiliki banyak potensi wisata yang layak dikunjungi,” tambah dia.
Buhajar menilai, meningkatnya kunjungan ke destinasi wisata daerah bukan hanya menguntungkan pelaku usaha wisata, tetapi juga memberi efek berganda bagi masyarakat sekitar.
“Di sisi lain, ini juga membuka peluang usaha, sekaligus membantu mempromosikan potensi daerah agar semakin dikenal luas,” pungkasnya.