MPLS SDN 7 Ciamis 2026: Usung Konsep Ramah Anak dan Bebas Perpeloncoan
Dedy Herdiana July 15, 2026 12:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – SD Negeri 7 Ciamis, Jawa Barat mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung konsep ramah anak, edukatif, dan menyenangkan, Rabu (15/7/2026).

Seluruh rangkaian kegiatan disesuaikan dengan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 yang menekankan pembentukan karakter, adaptasi murid baru, serta bebas dari praktik perpeloncoan.

Puluhan siswa bersama para guru mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan untuk menyambut peserta didik baru.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan MPLS di halaman sekolah yang diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. 

Baca juga: Materi MPLS SD 2026 Hari ke-4 Bertemakan tentang Kemandirian dan Disiplin

Setelah apel, suasana semakin semarak saat puluhan balon merah putih dilepaskan ke udara sebagai simbol dimulainya perjalanan belajar para murid baru di SD Negeri 7 Ciamis.

Selanjutnya, para peserta didik diperkenalkan dengan seluruh guru dan tenaga kependidikan agar mereka lebih cepat mengenal lingkungan sekolah serta merasa nyaman saat mengikuti proses pembelajaran.

Tak hanya itu, sekolah juga menggelar fashion show pengenalan seragam sekolah. Dalam kegiatan tersebut, siswa diperlihatkan berbagai jenis seragam yang akan dikenakan mulai hari Senin hingga Sabtu, lengkap dengan penjelasan jadwal penggunaannya. 

Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami oleh murid baru yang masih berada dalam masa adaptasi.

Rangkaian kegiatan berlangsung penuh keceriaan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, sementara guru-guru aktif mengajak mereka berinteraksi melalui berbagai aktivitas yang sesuai dengan konsep MPLS ramah anak. 

Suasana hangat tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik baru lebih percaya diri dan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Baca juga: 5 Permainan Seru dan Asyik untuk MPLS 2026 Hari ke-3, Ada Permainan Tebak Profesi Guru dan Staf

Kepala SD Negeri 7 Ciamis, Kiki Kohara, mengatakan sekolah melakukan penyesuaian terhadap ketentuan dalam regulasi MPLS Pemendikdasmen tersebut agar sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas 1 SD yang baru memasuki masa transisi dari PAUD.

"Permendikdasmen itu sifatnya umum. Karena peserta didik kelas 1 masih berada pada masa transisi dari PAUD, kami melakukan berbagai penyesuaian agar materi benar-benar mengena kepada anak-anak," ujar Kiki saat ditemui di ruangannya.

Pada hari pertama MPLS, materi yang diberikan di antaranya pengenalan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta kegiatan Pagi Ceria yang diawali dengan penyambutan hangat saat siswa memasuki lingkungan sekolah.

Menurut Kiki, suasana ramah menjadi fokus utama agar peserta didik merasa aman dan nyaman sejak hari pertama.

"Kami ingin anak-anak benar-benar senang dan nyaman dengan pelayanan yang ramah sesuai semangat MPLS, yakni ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya," katanya.

Ia menegaskan seluruh kegiatan MPLS dilaksanakan tanpa memungut biaya dari orang tua siswa. Seluruh kebutuhan kegiatan dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dalam pelaksanaannya, SDN 7 Ciamis menerapkan metode belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar agar peserta didik tidak mengalami kejutan saat memasuki jenjang sekolah dasar.

"Jangan sampai mereka baru selesai belajar di TK yang penuh permainan, lalu ketika masuk SD langsung dihadapkan pada suasana belajar yang kaku. Karena itu kami menerapkan konsep transisi PAUD ke SD," jelasnya.

Tahun ajaran 2026/2027, SD Negeri 7 Ciamis mendapat kuota sebanyak tiga rombongan belajar (rombel) dengan masing-masing 28 siswa atau total 84 peserta didik baru.

Sementara jumlah pendaftar mencapai 94 calon siswa, sehingga terdapat 10 calon peserta didik yang belum dapat diterima karena keterbatasan kuota.

"Kami memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa sekolah di mana pun sama. Kami juga memberikan rekomendasi sekolah yang lebih dekat dengan domisili mereka. Alhamdulillah semuanya menerima dan tidak ada persoalan dalam proses penerimaan siswa baru," ungkap Kiki.

Pada hari pertama MPLS, seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan Pagi Ceria secara bersama-sama. 

Kiki menyebut suasana masih berlangsung kondusif dan anak-anak terlihat antusias.

"Alhamdulillah hari pertama anak-anak terlihat ceria. Biasanya kalau ada yang masih beradaptasi baru akan terlihat pada hari-hari berikutnya saat mulai berinteraksi dengan teman-temannya," katanya.

MPLS di SD Negeri 7 Ciamis dijadwalkan berlangsung selama lima hari mengikuti ketentuan yang berlaku. Setelah itu kegiatan belajar mengajar akan berjalan secara efektif.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, pihak sekolah juga akan menggandeng berbagai pihak sebagai narasumber, salah satunya dari Kepolisian untuk memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, anti bullying, dan keselamatan berlalu lintas melalui Kanit Kamsel.

Ke depan, SD Negeri 7 Ciamis juga berkomitmen mempertahankan tradisi prestasi melalui pembinaan sejak dini.

"Kami terus membangun kolaborasi dengan orang tua dan melakukan kaderisasi sejak kelas 2. Anak-anak kami biasakan mengikuti berbagai lomba sejak awal agar terbiasa tampil dan memiliki pengalaman. Dengan begitu, saat waktunya tiba mereka sudah siap berprestasi," pungkas Kiki.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.