Pengelola SPBU di Desa Gadung Toboali Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Diduga Dipicu Panic Buying
Ardhina Trisila Sakti July 15, 2026 01:04 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.331.71 Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) masih tersedia sesuai kuota.

Masyarakat diimbau tetap tenang serta membeli BBM sesuai kebutuhan.

Pengelola SPBU 24.331.71 Desa Gadung, Fauzi mengatakan hingga saat ini tidak terjadi kekurangan stok BBM di SPBU yang dikelolanya. 

Antrean kendaraan yang terjadi lebih disebabkan meningkatnya pembelian oleh masyarakat dalam waktu bersamaan.

Dirinya meminta masyarakat tidak terpancing membeli BBM secara berlebihan karena justru dapat menimbulkan kepadatan di SPBU.

“Sejauh ini tidak ada kelangkaan. Stok aman seperti biasanya. Antrean ini terjadi mungkin karena masyarakat panic buying,” katanya kepada Bangkapos.com, Rabu (15/7/2026).

Fauzi menjelaskan pasokan BBM dari depot pengisian rutin diterima sebanyak enam kali dalam sepekan, kecuali pada hari Minggu.

Jadwal distribusi terdiri dari tiga kali pengiriman dengan volume 16 kiloliter dan tiga kali pengiriman masing-masing 24 kiloliter. 

Pola distribusi tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar.

“Kalau di SPBU kami dalam sepekan ada enam kali pengiriman, kecuali hari Minggu,” beber Fauzi.

Menurutnya, dengan pola distribusi yang berjalan saat ini, ketersediaan BBM di SPBU tetap terjaga dan operasional berlangsung normal.

Saat ini stok yang tersedia mencapai sekitar 30 kiloliter atau setara 30 ton, bahkan terkadang masih ada tambahan pasokan pada sore hari. 

Bahkan pada hari ini akan ada pengiriman BBM jenis pertalite sebanyak 24 ton.

Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan stok terus dipantau agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi. 

“Saat ini stok kami sekitar 30 kiloliter masih cukup untuk dua hari,” ucapnya.

Fauzi mengimbau masyarakat tetap menggunakan BBM sesuai kebutuhan sehari-hari agar distribusi dapat berjalan lancar dan merata.

Pembelian dalam jumlah besar, berpotensi menimbulkan kelangkaan semu di tingkat konsumen meski pasokan sebenarnya masih tersedia.

Ia berharap masyarakat tetap tenang sehingga pelayanan di SPBU dapat berlangsung normal.

“Masyarakat tetap menggunakan BBM sesuai kebutuhan sehingga distribusi dapat berjalan lancar dan merata bagi seluruh pengguna kendaraan,” pungkas Fauzi.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.