Owen Rahadiyan Mundur dari Kursi Manajer Persipura Jayapura, Fokus Tangani Cenderawasih Karsa
Paul Manahara Tambunan July 15, 2026 01:29 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Manajemen Persipura Jayapura resmi memasuki babak baru dalam upaya membangun tata kelola klub yang lebih profesional menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.

Owen Rahadiyan secara resmi mengumumkan dirinya tidak lagi menjabat sebagai Manajer Tim Persipura Jayapura.

Pria yang sukses mengawal transformasi internal Mutiara Hitam selama semusim terakhir ini memilih kembali fokus menjalankan tugas strategisnya sebagai President Director PT Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK), operator resmi klub.

Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan langsung oleh Owen melalui pernyataan resminya pada Selasa (14/7/2026).

Baca juga: Tekuk Prancis 2-0, Timnas Spanyol Segel Tiket Final Piala Dunia 2026

Owen menilai, proses pembenahan internal dan peletakan fondasi organisasi klub yang dilakukannya selama satu musim ini telah berjalan sesuai target, sehingga ia bisa menyerahkan estafet operasional tim.

"Selama satu musim terakhir saya memilih turun langsung sebagai Team Manager karena Persipura membutuhkan sosok yang hadir di lapangan untuk membangun kembali fondasi organisasi, menata operasional, sekaligus memastikan proses transformasi berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan," ujar Owen Rahadiyan.

Fondasi Klub Modern Telah Terbentuk

Menurut Owen, tantangan industri sepak bola modern saat ini jauh lebih kompleks dibanding sekadar mengejar kemenangan di lapangan hijau.

Sebuah klub profesional dituntut memiliki tata kelola yang transparan, finansial yang sehat, sektor bisnis yang kuat, hingga pembinaan usia dini dan infrastruktur mumpuni.

Setelah semusim melakukan perbaikan intensif, Owen menyebut struktur organisasi internal Persipura kini jauh lebih tertata dan solid.

"Fondasi organisasi dan operasional tim telah terbentuk, sehingga Persipura kini memasuki tahap berikutnya," jelasnya.

Lewat posisinya yang baru di PT NCK, Owen menegaskan komitmennya tidak akan berkurang.

Ia justru memikul tanggung jawab lebih besar demi mengawal kebijakan makro dan nilai komersial klub agar mandiri secara finansial.

"Fokus saya adalah memastikan Persipura tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi institusi sepak bola yang kuat, modern, dan berkelanjutan untuk generasi-generasi mendatang," tegas Owen.

Baca juga: Tinggalkan Persipura, Artur Vieira Ungkap Rasa Cintanya untuk Mutiara Hitam dan Papua

Operasional Tim Diambil Alih Director of Football

Menyusul kekosongan kursi manajer, manajemen bergerak cepat agar persiapan tim menatap musim 2026/2027 tidak terganggu.

JERSEY PERSIPURA - Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan disalam Boaz Solossa dan kolega usai menjalani sesi latihan di Yogyakarta. Harapan dan semangat baru begitu terasa. (Dok.Media Officer Persipura)
JERSEY PERSIPURA - Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan disalam Boaz Solossa dan kolega usai menjalani sesi latihan di Yogyakarta. Harapan dan semangat baru begitu terasa. (Dok.Media Officer Persipura) (Tribun-Papua.com/Persipura)

Untuk sementara waktu, seluruh operasional sepak bola Persipura Jayapura akan berada di bawah koordinasi Director of Football hingga manajemen menetapkan sosok Manajer Tim definitif yang baru.

Pihak klub memastikan agenda krusial seperti perekrutan pemain baru, penyusunan program latihan, hingga persiapan menjelang bergulirnya kompetisi tetap berjalan normal sesuai jadwal yang telah disusun.

Perubahan struktur ini diharapkan menjadi modal penting bagi kebangkitan Persipura sebagai salah satu tim raksasa di Indonesia.

Dengan manajemen yang sehat dan dukungan penuh masyarakat Papua, skuad Mutiara Hitam optimistis dapat kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.