TRIBUN-MEDAN.COM – Terungkap dua tersangka tewasnya ASN ATR berinsial AL dengan kaki putus di Apartemen Setia Budi, Medan.
Adapun kasus tewasnya pria berinisial AL yang merupakan seorang ASN ATR di Kantor BPN Nias Selatan menemukan titik terang.
Untuk melengkapi penyelidikan kasus ini, pihak kepolisian telah mengumpulkan sejumlah bukti seperti rekaman CCTV.
Polrestabes Medan akhirnya mengungkap kasus penemuan AL yang ditemukan tewas di apartemen Setia Budi, Medan.
Hasil penyelidikan, Satreskrim Polrestabes Medan telah mengamankan dua orang yang diduga memiliki keterkaitan kematian ASN ATR di Kantor BPN Kabupaten Nias Selatan itu.
"Iya, sudah ada yang kita amankan dua orang," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, Selasa (14/7/2026).
Baca juga: CURHAT Driver Ojol dan Pengendara Becak di Lubuk Pakam, 4 Jam Antre BBM: Tolong Pemerintah
Untuk melengkapi penyelidikan kasus ini, pihak kepolisian telah mengumpulkan sejumlah bukti seperti rekaman CCTV.
Selain itu, sudah ada beberapa orang saksi yang dimintai keterangan mulai dari pihak keamanan apartemen, dan saksi lainnya.
Terkini Kasat Reskrim Adrian mengatakan, terkait dua orang yang telah diamankan merupakan wanita yang diduga merupakan kerabat korban.
Setelah diamankan tak lama pasca ditemukannya jenazah korban, tim Satreskrim Polrestabes Medan telah menetapkan keduanya sebagai tersangka.
"Sudah kita tetapkan sebagai tersangka," katanya.
Ketika ditanya mengenai peran dari kedua tersangka dalam kematian korban, Adrian mengatakan ia belum bisa memberikan keterangan lebih rinci.
Baca juga: Sambangi Kantor Baru, Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat ke Masyarakat Padang Sidimpuan
Katanya, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peran dan keterlibatan keduanya.
"Masih kita lakukan pendalaman, minta waktu satu dua hari ini," ungkapnya.
Dikabarkan sebelumnya, AL ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan setelah ditemukan terjatuh dari lantai 12 apartemen Skyview Setia Budi.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sangat memprihatinkan di mana bagian wajahnya mengalami kerusakan bahkan kaki sebelah kanan korban putus.
Informasi yang didapat, korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat ini manajemen Skyview Setia Budi menduga, korban melompat dari lantai 12 apartemen.
*/tribun-medan.com