Andrea Pirlo secara tak terduga muncul sebagai kandidat kuat untuk menjadi pelatih baru tim nasional Italia. Paolo Maldini dan Leonardo dilaporkan tengah mendorong penunjukan pemenang Piala Dunia tersebut, menambah dinamika baru dalam perebutan posisi yang juga melibatkan nama-nama besar seperti Antonio Conte, Roberto Mancini, dan mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Krisis sejarah mendorong pertimbangan terhadap Pirlo
Italia saat ini tengah mengalami periode tergelap dalam sejarah panjang mereka, setelah secara mengejutkan gagal lolos ke tiga turnamen Piala Dunia berturut-turut pada tahun 2018, 2022, dan 2026. Krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi tim dengan empat gelar juara dunia ini terasa semakin memalukan karena edisi terbaru turnamen tersebut telah diperluas dari 32 menjadi 48 tim peserta.
Menanggapi bencana tersebut, La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Pirlo kini masuk dalam daftar pendek kandidat pelatih yang akan bertugas membangun kembali tim untuk Piala Dunia 2030. Maldini dan Leonardo disebut sangat mendukung pelatih United FC itu, yang baru saja membawa klubnya promosi di Dubai. Setelah bersama-sama meraih dua gelar Liga Champions di AC Milan, Maldini yakin bahwa mantan rekan setimnya itu mampu menghidupkan kembali sistem sepak bola nasional yang sedang rusak.
Presiden FIGC menilai kompatibilitas Guardiola
Sementara nama Pirlo semakin menguat, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) juga terus mempertimbangkan alternatif lain, termasuk langkah ambisius untuk mendekati Guardiola. Presiden FIGC, Giovanni Malago, mengakui bahwa ada tantangan besar, terutama dari sisi finansial.
Malago menjelaskan: "Tidak ada yang dapat menyangkal bahwa pilihan seseorang seperti mantan pelatih City akan menjadi peristiwa yang sangat penting, tetapi kemudian ada faktor angka dan kebutuhan kompatibilitas yang harus dipahami... Saya tahu ini mungkin terdengar aneh bagi Anda, tetapi baru mulai besok, atau paling lambat lusa, kami akan mengidentifikasi profil-profil yang akan dibahas bersama Maldini dan Leonardo untuk menemukan titik temu: mungkin kami memiliki pandangan yang sama..."
Maldini memimpin pendekatan metodis baru
Proses seleksi kali ini menunjukkan perubahan besar dalam metode yang digunakan oleh Italia, yang banyak dipengaruhi oleh Maldini dan Leonardo. Conte dan Mancini tetap menjadi kandidat kuat yang menunggu panggilan, dengan keduanya sudah menyatakan minat untuk kembali ke posisi tersebut. Conte dikenal menawarkan kejelasan taktik yang instan, sementara Mancini sebelumnya berhasil membawa Italia menjuarai Kejuaraan Eropa pada tahun 2021.
Namun, keputusan akhir akan bergantung pada struktur kolaboratif baru ini. Menanggapi perubahan tersebut, Malago menyatakan: "Jika tidak demikian, itu berarti kami menyangkal semua yang telah kami bicarakan selama 15 hari terakhir... sebelumnya dilakukan dengan cara yang sah namun berbeda dari yang akan kami lakukan sekarang..."
Apa langkah selanjutnya untuk tim nasional Italia
Pertemuan tiga pihak yang menentukan antara Malago, Maldini, dan Leonardo diperkirakan akan segera berlangsung untuk memfinalisasi target utama mereka. Keputusan akhir mengenai pelatih kepala baru Italia diharapkan diumumkan sebelum akhir pekan. Para penggemar akan menantikan apakah federasi akan memilih kepastian taktik dari Conte atau Mancini, atau justru memulai era baru di bawah Pirlo untuk mengakhiri kutukan kegagalan mereka di Piala Dunia.