Situasi Memanas, Pulau Qeshm Dekat Selat Hormuz Dihantam Proyektil dan Iran Tuding AS Jadi Dalang
Arie Setyaga Handika July 15, 2026 01:42 PM

Download aplikasi TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan informasi terkini dan menarik lainnya.

TRIBUNJATIM.COM - Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Pulau Qeshm di Teluk Iran yang berada di dekat Selat Hormuz dilaporkan dihantam proyektil pada Selasa (14/7/2026). Otoritas Iran secara terbuka menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Laporan itu disampaikan oleh media penyiaran pemerintah Iran yang mengutip keterangan pejabat setempat. Kantor Gubernur Hormozgan menyatakan bahwa salah satu lokasi di Pulau Qeshm menjadi sasaran serangan musuh.

Kantor tersebut menjelaskan bahwa serangan udara itu terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat. "Pada pukul 19.00, sebuah lokasi di Pulau Qeshm diserang oleh proyektil dari musuh Amerika," ujar Kantor Gubernur Hormozgan sebagaimana dikutip IRIB.

Fars menyebutkan suara beberapa ledakan terdengar sekitar pukul 06.45 waktu setempat. "Sekitar pukul 06.45, suara beberapa ledakan terdengar di Pulau Qeshm. Dalam beberapa hari terakhir, daerah Messn di Qeshm telah diserang beberapa kali oleh musuh Amerika," tulis laporan Fars.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, setelah AS melancarkan gelombang serangan baru. Di satu sisi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga berjanji akan kembali memberlakukan blokade laut terhadap Iran. Langkah itu mendorong Teheran merespons dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah target di negara-negara sekitar kawasan.

(Tribun-Video.com/Al Arabiya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.