Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kabupaten Malaka menjadi daerah dengan jumlah pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang periode 1 Januari hingga 14 Juli 2026.
Data tersebut disampaikan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, Suratmi Hamida, pada Rabu 15 Juli 2026.
Berdasarkan rekapitulasi BP3MI NTT, kata Suratmi selama periode tersebut tercatat 86 jenazah PMI telah ditangani.
Dari jumlah itu, lanjutnya 65 jenazah merupakan PMI nonprosedural, sedangkan 21 jenazah merupakan PMI prosedural.
Baca juga: Ende Tertinggi, 12 Jenazah PMI Asal NTT Dipulangkan Sepanjang 2026
Kabupaten Malaka mencatat jumlah tertinggi dengan 15 jenazah PMI, disusul Kabupaten Ende sebanyak 12 jenazah, Kabupaten Alor 8 jenazah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) 8 jenazah, Kabupaten Flores Timur 7 jenazah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) 7 jenazah, serta Kabupaten Belu 6 jenazah.
Sementara itu, Kabupaten Nagekeo mencatat 5 jenazah, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Lembata masing-masing 3 jenazah, Kota Kupang, Kabupaten Sikka, Kabupaten Sumba Barat Daya, dan Kabupaten Rote Ndao masing-masing 2 jenazah.
Adapun Kabupaten Manggarai, Kabupaten Sumba Tengah, dan beberapa daerah lainnya masing-masing mencatat 1 jenazah, sedangkan terdapat pula satu kasus dengan alamat kabupaten/kota yang belum jelas.
Suratmi Hamida menjelaskan, dari total 86 jenazah PMI yang ditangani BP3MI NTT hingga 14 Juli 2026, seluruhnya telah atau sedang dalam proses pemulangan ke daerah asal.
"Total penanganan jenazah PMI dalam kurun waktu 1 Januari hingga 14 Juli 2026 sebanyak 86 jenazah. Seluruhnya dimakamkan di daerah asal atau dalam proses pemulangan ke daerah asal," jelas Suratmi.
Ia terus mengimbau masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi sesuai prosedur yang berlaku. (rey)