SURYA.co.id, BANYUWANGI – Aktivitas memanah ikan di pesisir Pantai Parang Cuncun, kawasan Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, berujung petaka.
Seorang sopir truk dilaporkan hilang setelah terseret ombak besar saat berburu ikan pada Rabu (15/7/2025) sekitar pukul 06.15 WIB.
Hingga siang hari, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Jabar Sodik (37), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Machammad Wahyudi mengatakan, sebelum kejadian korban berangkat bersama tiga rekannya menuju Parang Cuncun untuk memanah ikan.
Mereka berangkat sekitar pukul 04.30 WIB dan langsung menuju bibir pantai setibanya di lokasi.
Korban kemudian memanah ikan dari atas bebatuan di sekitar pantai.
Namun, situasi berubah ketika ombak besar tiba-tiba menghantam kawasan tersebut.
"Korban tidak sempat menghindar dan langsung hilang terseret ke arah laut," kata Wahyudi.
Besarnya gelombang membuat tubuh korban dengan cepat terseret ke tengah laut.
Rekan-rekan korban yang berada di sekitar lokasi tidak sempat memberikan pertolongan.
"Kemudian teman korban melaporkan ke anggota Satuan Polairud Unit Pancer. Anggota selanjutnya datang menuju lokasi," sambungnya.
Setelah menerima laporan, petugas Satpolairud bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya pencarian. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat insiden terjadi.
Wahyudi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim pencarian untuk menemukan korban.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama di pantai yang memiliki karakter ombak besar.
Potensi gelombang tinggi, menurutnya, dapat membahayakan siapa saja yang beraktivitas di pesisir maupun di laut, sehingga masyarakat diimbau mengutamakan keselamatan.