Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Proyek peningkatan Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, mulai memicu kemacetan lalu lintas pada Rabu (15/7/2026) siang.
Pelaksanaan pembetonan jalan secara bertahap menyebabkan penyempitan lajur sehingga antrean kendaraan terjadi di ruas jalan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, area pekerjaan menutup dua lajur di bagian tengah Jalan Kebon Sirih untuk arah Tanah Abang menuju Tugu Tani.
Akibatnya, dari empat lajur yang tersedia, hanya dua lajur yang dapat dilintasi kendaraan.
Lokasi proyek membentang sekitar 350 meter, mulai dari depan Gedung Telkom Indibiz hingga kawasan depan Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Penyempitan lajur membuat antrean kendaraan mengular mulai dari kawasan depan Kawisari Cafe & Eatery hingga Gedung DPRD DKI Jakarta.
Di ujung lokasi pekerjaan terlihat satu unit ekskavator beroperasi, sementara permukaan jalan yang sebelumnya beraspal telah dibongkar untuk proses pembetonan. Saat ini, petugas telah melakukan pengecoran jalan.
Seorang pekerja mengatakan proyek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas jalan yang selama ini kerap mengalami kerusakan dan berlubang.
"Mulainya dari Minggu (12/7/2026)," ujarnya.
Petugas juga terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) sambil mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Menurutnya, pekerjaan pembetonan dilakukan setiap hari mulai siang hingga menjelang subuh.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan pekerjaan peningkatan jalan dilakukan sepanjang 345 meter, mulai dari kawasan Wisma Penta hingga Gedung BNPP RI.
Menurutnya, proyek tersebut ditargetkan selesai pada September 2026 dan dilaksanakan secara bertahap menggunakan metode pembetonan agar dampaknya terhadap lalu lintas dapat diminimalkan.
"Untuk menjaga kelancaran lalu lintas jalan, pekerjaan ini dilakukan secara bertahap lajur demi lajur melalui metode pembetonan jalan. Selama proses berlangsung akan terjadi penyempitan jalan sementara pada saat pekerjaan berlangsung," kata Siti, Rabu.
Ia menjelaskan peningkatan Jalan Kebon Sirih diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta menciptakan ruang jalan yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Selain mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, proyek tersebut juga diharapkan meningkatkan kualitas kawasan serta memberikan nilai tambah bagi aktivitas sosial dan perekonomian di sekitarnya.
Siti menambahkan, sebelum pekerjaan dimulai, Dinas Bina Marga telah menggelar sosialisasi pada 6 Juli 2026 yang dihadiri perwakilan masyarakat, pelaku usaha, dan perangkat daerah terkait.
Dalam kegiatan itu disampaikan tahapan pekerjaan serta pengaturan lalu lintas selama konstruksi berlangsung.
Dinas Bina Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan dan mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan proyek demi terwujudnya infrastruktur jalan yang lebih baik di Jakarta. (M27).