Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT tahun 2028 mendatang.
Pemkab juga mematok target ambisius dengan bisa menjadi juara umum, segala lini persiapan mulai dari penganggaran hingga fasilitas bagi para atlet kini tengah dimatangkan.
Pemkab juga mulai memanaskan mesin dengan menaruh target juara umum pada ajang Porprov NTB 2026 ini.
Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, menyampaikan bahwa Bupati Pathul Bahri telah memberikan instruksi khusus kepada dinas terkait untuk mengawal kesuksesan daerah dalam ajang bergengsi tingkat provinsi hingga tingkat nasional tersebut.
“Kita sudah melakukan persiapan-persiapan ya. Siapa yang bertugas sesuai dengan tupoksinya, Pak Bupati menugaskan Dinas Pemuda Olahraga. Di situlah penempatan anggaran, sejak persiapan sampai pelaksanaan sampai dia berakhir itu sudah disiapkan,” ucap H. M. Nursiah, Rabu (15/7/2026).
Dalam mengelola partisipasi Lombok Tengah di PORPROV 2026, Nursiah menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah.
Hal ini diyakininya akan menjadi fondasi kuat untuk meraih sukses pada ajang PON 2028 mendatang.
Kolaborasi ini mencakup pengelolaan hak dan kewajiban atlet serta pengaturan belanja program yang terperinci agar tepat sasaran.
Selain mengirimkan atlet-atlet terbaik di banyak cabang olahraga (cabor), Lombok Tengah juga dipastikan akan berperan sebagai tuan rumah untuk beberapa pertandingan.
“Cukup banyak yang ditempatkan sebagai venue di Lombok Tengah mengikuti PORPROV tahun ini,” tambah Nursiah.
Ambisi Lombok Tengah tidak main-main. Senada dengan kesuksesan di ajang lain seperti MTQ, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar Lombok Tengah mampu keluar sebagai yang terbaik.
“Masalah harapan, ya juara umum, sama dengan MTQ itu kan harapannya,” pungkasnya.