Penurunan Kabel Udara di 27 Ruas Jalan di Bandung Ditargetkan Rampung Juli 2026
Seli Andina Miranti July 15, 2026 03:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Jawa Barat, saat ini tengah mengejar target penurunan kabel udara untuk dilakukan migrasi ke jaringan bawah tanah atau ducting.

Sebelumnya, penurunan kabel udara tersebut sebagai upaya untuk melakukan penataan kota guna menciptakan lingkungan yang nyaman dengan program migrasi kabel ke bawah tanah atau ducting.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie mengatakan, atas arahan wali kota, intensitas pekerjaan pada Juli 2026 ditingkatkan menjadi enam titik setiap pekan, dari sebelumnya tiga titik demi mengejar target tersebut.

Baca juga: Penurunan Kabel Udara di Bandung Tak Ganggu Jaringan Internet Bagi Empat Layanan Vital

"Target bulan ini ada 27 ruas jalan. Hingga saat ini kami sudah menyelesaikan pekerjaan di 15 ruas jalan, dan optimistis seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal," ujar Henryco, Rabu (15/7/2026).

Ia mengatakan, pengerjaan saat ini meliputi sejumlah ruas jalan seperti Gatot Subroto Utara, Gatot Subroto Selatan, Jalan Jawa, Bangka, Lombok, Veteran, Perintis Kemerdekaan, Pasukan Candra Buana, Aceh, serta ruas jalan lainnya.

Menurut Henryco, seluruh pekerjaan dilakukan dengan pengamanan lalu lintas, koordinasi bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, kepolisian, dan operator telekomunikasi sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Sementara akhir tahun 2026, pihaknya menargetkan penertiban kabel udara di 85 ruas jalan sesuai target yang telah diberikan oleh Wali Kota Bandung. Dia pun optimistis target tersebut akan selesai tepat waktu.

"Insya Allah selesai sebelum akhir tahun. Target yang diberikan oleh Pak Wali adalah akhir tahun, tapi kami berusaha semaksimal mungkin sebelum akhir tahun itu sudah selesai dilaksanakan," katanya.

Penurunan kabel udara tersebut, dipastikan akan dilakukan bersamaan dengan perbaikan galian kabel yang hingga saat ini masih banyak yang belum sempurna dan banyak dikeluhkan oleh pengendara.

"Iya termasuk yang perbaikan-perbaikan galian karena ada struktur galian yang memang kontur tanahnya tiba-tiba turun. Kami dengan PT BII melakukan pemeriksaan setiap hari dan apabila ada galian mainhole yang turun, akan kami segera perbaiki," ucap Henryco.

Baca juga: Pemkot Bandung Targetkan Pemotongan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Rampung Desember 2026

Dia pun memastikan, memastikan penurunan kabel udara di 85 ruas jalan yang kini masih berjalan tersebut akan tetap menghindari terjadinya gangguan jaringan internet bagi empat layanan vital.

"Ada yang menjadi prioritas yang pertama perbankan, yang kedua kesehatan, ketiga pendidikan, yang keempat, Disdukcapil, TNI dan Polri, itu menjadi prioritas," katanya.

Apabila jaringan internetnya ada yang terputus atau mengalami gangguan, Henryco memastikan pihaknya melakukan backup, sehingga tidak akan terjadi putus layanan kepada masyarakat.

Atas hal tersebut, pihaknya pun memastikan akan terus mengawal pelaksanaan program penurunan kabel ini bersama PT Bandung Infra Investama (BII) melalui pengendalian rutin yang dilakukan setiap pekan.

"Tapi yang kami akan kawal adalah regulasi. Kalau urusan B2B (Business to Business) itu silakan dengan PT BII. Saya tidak diperkenankan untuk melakukan komunikasi terkait B2B," ujar Henryco.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.