TRIBUNJATIM.COM - Pedangdut Anisa Bahar emosi karena aksi dua biduan bernama Mala Agatha dan Icha Chellow.
Dua biduan tersebut mengganti lirik lagu Gapapa milik Anisa Bahar menjadi lagu yang seronok.
Anisa mengaku terpukul hingga kepikiran karena lagunya diubah seakan menjatuhkan martabat wanita.
Bahkan Anisa kepikiran hingga tak bisa tidur dengan nyenyak.
"Pertama itu ada orang men-DM saya. DM-nya bilang, 'Mami, ini lagunya liriknya diganti-ganti, dibikin cover.' Aku pikir kayak cover biasa kan, ya sudah tidak apa-apa, biarkan saja," kata Anisa Bahar ketika ditemui di kawasan Jakarta, Senin (13/7/2026), dikutip dari Tribunnews.
"Pas malamnya, aku dikirimi videonya sama orang. Kaget aku. Langsung di situ aku tidak bisa tidur sampai subuh. Aku marah sama kakakku semua, aku marahin," tambahnya.
Wanita berusia 51 tahun ini langsung menanyakan kepada kakak-kakaknya apakah memberikan izin kepada dua penyanyi itu menyanyikan ulang lagu ciptaannya.
"Mereka kaget juga karena gak pernah merasa menjual atau kasih izin laguku dinyanyikan dua penyanyi ini," ucapnya.
Baca juga: Lebih Muda 19 Tahun, Mansya Yakinkan Anisa Bahar Menikah setelah 2 Minggu Kenal: Pengin Lurus Aja
Baca juga: Anisa Bahar Menikah Lagi dengan Berondong, Pacaran Cuma 15 Hari, Puji Sosok Mansyah: Dia Baik
Pedangdut dengan goyang 'Patah Patah' khasnya ini mengakui menerima dampak besar, setelah lirik lagunya diubah jadi seronok oleh dua biduan tersebut.
"Psikis, moral, reputasi yang terdampak. Kalau masalah job itu yang menangani manajemen saya. Tapi yang pasti mental saya sekarang sangat terganggu sih dengan adanya lagu ini, lirik ini yang menurut saya sangat tidak bermoral, sangat seronok," jelasnya.
Wanita bernama asli Ani Setiawati itu menyadari ulah dua pedangdut yang mengubah lirik lagunya jadi seronok, mendapatkan dukungan publik sampai Atalia Praratya, politisi yang juga mantan istri Ridwan Kamil.
Mendapat dukungan yang begitu besar dari berbagai elemen masyarakat, Anisa Bahar mengaku sangat bersyukur dan merasa tidak berjuang sendirian.
"Iya, makanya aku senang banget. Terima kasih buat masyarakat Indonesia ternyata kalian juga aware dengan masalah ini. Hal seperti ini memang kita harus berjuang dan memperjuangkan hal-hal yang sensitif seperti ini supaya masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia, bisa lebih baik lagi," ujar Anisa Bahar.
Baca juga: Sudah Dilamar, Anisa Bahar Ngaku Ragu Nikahi Pacar Brondong, Tak Tergiur Janji Manis Edwin: Trauma
Sri Dharen kuasa hukum Anisa Bahar menegaskan kalau Mala Agatha dan Icha Chellow sudah melanggar UU Hak Cipta, karena menyanyikan tanpa izin dan mengubah lirik lagu kliennya.
"Mereka ini diduga telah melanggar dua pasal dan beberapa undang-undang. Salah satunya itu ya Undang-Undang Hak Cipta dan Undang-Undang ITE," kata Sri Dharen.
Dharen menyebut bahwa Mala Agatha dan Icha Chellow bisa terjerat Pasal 5, Pasal 9, junto Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014, serta Pasal 27 ayat 1 junto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang perubahan dari Undang-Undang Tahun 2016 tentang ITE.
"Ancaman hukumannya cukup berat," tegasnya.
Sebelum lapor polisi, Sri Dharen akan segera melayangkan somasi pertama kepada Mala Agatha dan Icha Chellow hingga seorang DJ yang terlibat.
"Bukan bicara kerugian, bicara soal harga diri yang memang gak ada harganya. Harga diri lebih tinggilah daripada cuma sekadar harta atau uang," pungkas Anisa Bahar.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com