SRIPOKU.COM - Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, pembelajaran Matematika di jenjang SMP kelas 7 (Fase D) hadir dengan pendekatan yang lebih bermakna melalui Kurikulum Merdeka.
Memasuki Bab 1 Bilangan Bulat, siswa tidak hanya diajak untuk pandai berhitung angka secara mekanis, melainkan dituntut menggunakan nalar kritis untuk memecahkan masalah kontekstual yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Bilangan bulat sendiri merupakan pondasi utama dari ilmu matematika.
Baca juga: Materi Matematika Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Tahun Ajaran 2026/2027
Di bab ini, siswa akan menjelajahi konsep bilangan positif, negatif, dan nol, serta bagaimana operasi hitungnya diaplikasikan pada fenomena nyata seperti fluktuasi suhu, kedalaman laut, hingga sistem penilaian skor pertandingan.
Bagi teman-teman kelas 7 yang ingin mempertajam pemahaman, atau Bapak/Ibu guru yang membutuhkan referensi bahan ajar, berikut kami sajikan Ringkasan Materi Esensial Bab 1 Matematika Kelas 7 SMP beserta Latihan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) Pilihan Ganda A-D beserta Kunci Jawabannya:
1. Memahami Konsep Bilangan Bulat
Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif (1, 2, 3, 4, ...), bilangan nol (0), dan bilangan bulat negatif (..., -4, -3, -2, -1).
2. Operasi Hitung Bilangan Bulat
3. Faktor Bilangan Bulat
Faktor adalah bilangan-bilangan bulat yang dapat membagi habis suatu bilangan tanpa sisa.
Pemahaman tentang faktor bilangan bulat ini menjadi dasar utama dalam menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) untuk memecahkan masalah pembagian logistik atau jadwal berkala.
Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) dirancang untuk menguji sejauh mana siswa mampu menganalisis masalah dan mengaitkan konsep matematika dengan logika kehidupan nyata.
Di dalam sebuah laboratorium penelitian, suhu awal sebuah ruangan pembeku adalah -15°C. Karena sedang dilakukan pengujian sampel zat baru, petugas laboratorium menaikkan suhu ruangan tersebut sebesar 4°C setiap 15 menit. Suhu ruangan pembeku setelah proses pengujian berjalan selama 1 jam adalah...
A.-11°C
B. 1°C
C.-1°C
D. 9°C
Kunci Jawaban : B. 1°C
Pembahasan:
Diketahui waktu pengujian = 1 jam (60 menit).
Frekuensi kenaikan suhu = 60 menit: 15 menit = 4 kali.
Total kenaikan suhu = 4 x 4°C = 16°C .
Suhu akhir ruangan = Suhu awal + Total kenaikan = - 15°C + 16°C = 1°C .
Dalam sebuah kompetisi cerdas cermat tingkat SMP, diberlakukan aturan penilaian yang ketat: setiap jawaban yang benar mendapatkan skor 4, jawaban yang salah mendapatkan skor -2, dan soal yang tidak dijawab mendapatkan skor -1. Dari total 40 soal yang diujikan, regu A berhasil menjawab benar sebanyak 28 soal dan sengaja tidak menjawab sebanyak 5 soal. Total skor yang diperoleh regu A adalah...
A. 112
B. 107
C. 98
D. 93
Kunci Jawaban : D. 93
Pembahasan:
Total soal = 40. Benar = 28. Tidak dijawab = 5.
Maka, jumlah soal yang dijawab salah = 40-28-5 = 7 soal.
Skor jawaban benar = 28 x 4 = 112 .
Skor jawaban salah = 7 x (- 2) = - 14 .
Skor tidak dijawab = 5 x (- 1) = - 5 .
Total skor akhir regu A = 112 + (- 14) + (- 5) = 112 - 14 - 5 = 93.
Sebuah drone mainan terbang pada ketinggian 85 meter di atas permukaan tanah. Tepat di bawah drone tersebut, terdapat seorang penyelam yang sedang mengamati terumbu karang pada kedalaman 18 meter di bawah permukaan laut. Jika permukaan laut dianggap sebagai titik acuan nol meter, selisih jarak vertikal yang sesungguhnya antara drone dan penyelam tersebut adalah...
A. 67 meter
B. 103 meter
C. 85 meter
D. 73 meter
Kunci Jawaban : B. 103 meter
Pembahasan:
Posisi drone (di atas tanah/positif) = +85 meter.
Posisi penyelam (di bawah laut/negatif) = -18 meter.
Selisih jarak dihitung dengan mencari pengurangan nilai terbesar oleh nilai terkecil.
Selisih = 85-(-18) = 85+18= 103 meter. Jadi, jarak tegak lurus antara keduanya adalah 103 meter.
Rangkuman materi dan latihan soal HOTS Bab 1 Bilangan Bulat Matematika Kelas 7 SMP ini memperlihatkan bahwa matematika bukan sekadar hitungan di atas kertas kosong.
Melalui pemahaman yang mendalam terhadap konsep dasar bilangan positif dan negatif, siswa dilatih untuk memiliki ketelitian dan ketajaman logika berpikir dalam memecahkan masalah keseharian.***