California Kini Menawarkan Rebate Rp56 Juta untuk Pembeli Mobil Listrik Pertama Kali
Agus Firmansyah July 15, 2026 03:31 PM

Negara Bagian California mengambil langkah tegas setelah pembatalan insentif pembelian kendaraan listrik (EV) dari pemerintah federal dengan meluncurkan program rebate sebesar $3.500 (sekitar Rp56 juta) bagi pembeli mobil listrik pertama kali. Program ini akan mulai berlaku pada akhir musim panas tahun ini.


Gubernur Gavin Newsom mengumumkan insentif tersebut pada hari Senin, 13 Juli, setelah menandatangani Undang-Undang Senat Nomor 168 (Senate Bill 168). Undang-undang ini menciptakan program baru bernama Zero Emissions Vehicle (ZEV) Instant Rebate California, yang mengalokasikan dana sebesar $135,5 juta dari anggaran negara tahun 2026–2027 untuk mendanai potongan harga bagi pembeli EV pertama kali. Produsen mobil yang berpartisipasi akan menandingi jumlah dana tersebut, sehingga total dana program rebate mencapai $270 juta. Program ini menjadi bagian utama dari investasi California senilai $600 juta dalam agenda pengembangan kendaraan bebas emisi (ZEV).


“Donald Trump melakukan segala cara untuk mencemari udara kita dan menyerahkan industri mobil ramah lingkungan kepada Tiongkok begitu saja. California menekan pedal gas. Dengan program rebate instan baru untuk kendaraan listrik ini, kami mempermudah keluarga untuk berkendara bersih, menghirup udara bersih, dan menyimpan lebih banyak uang di kantong mereka,” ujar Newsom. “Ketika California memimpin dunia menuju masa depan yang bersih, pesan kami jelas: tidak ada yang bisa menghentikan warga California untuk memilih kendaraan yang lebih baik bagi keuangan mereka dan udara yang mereka hirup.”


Program rebate ini akan langsung memangkas harga mobil listrik baru sebesar $3.500 di dealer untuk kendaraan dengan harga jual maksimum $50.000. Selain itu, ada juga rebate sebesar $1.750 untuk mobil listrik bekas dengan harga hingga $25.000. Setiap pembeli pertama ZEV di California berhak mendapatkan rebate ini. Namun, beberapa pemilik kendaraan hibrida plug-in (PHEV) yang ingin menukarkan mobilnya dengan EV mungkin tidak memenuhi syarat, karena beberapa model PHEV diklasifikasikan sebagai ZEV berdasarkan hukum California.


Sebelumnya, California telah memberikan rebate bagi pembeli EV hingga tahun 2023, dan selama satu dekade, negara bagian ini telah menghabiskan $1,49 miliar untuk mensubsidi 586.000 pembelian mobil listrik. Menurut Reuters, kendaraan listrik menyumbang 20 persen dari penjualan mobil baru di California tahun lalu, dengan Tesla mendominasi sekitar 50 persen dari total penjualan tersebut. Dengan penandatanganan Undang-Undang S.B. 168, California berinvestasi lebih dari $600 juta dalam ekonomi transportasi bersih, termasuk $150 juta untuk Program Perlindungan Udara Komunitas dan $19,8 juta untuk pembeli berpenghasilan rendah melalui program Clean Cars 4 All, yang juga memberikan insentif tambahan untuk penjualan EV.


Batas harga rebate sebesar $50.000 untuk mobil listrik baru tampaknya merupakan langkah strategis dari para legislator California. Gubernur Newsom menjelaskan bahwa program ini ditujukan untuk membantu keluarga yang telah lama menunggu kesempatan beralih ke kendaraan listrik. Saat ini, pilihan mobil listrik baru dengan harga di bawah $50.000 cukup banyak, seperti Chevrolet Bolt, Tesla Model 3, dan Hyundai Ioniq 5 yang semuanya memenuhi syarat untuk rebate ini. Namun, bagi mereka yang berharap menggunakan dana California untuk membeli Porsche Taycan, kemungkinan besar harapan tersebut harus pupus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.