Sempat Terkendala, E-Ijazah 35 Lulusan SD di Bengkulu Tengah Resmi Terbit, Dikbud: Jadikan Evaluasi
Hendrik Budiman July 15, 2026 05:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Sebanyak 35 lulusan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Setelah sempat terkendala, e-ijazah yang sebelumnya belum diterbitkan kini akhirnya telah selesai dan dapat diterima para siswa.

Saat ini, e-ijazah seluruh siswa tersebut telah terbit dan sedang dalam proses pencetakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah, Erriyanto, mengatakan keterlambatan penerbitan e-ijazah terjadi karena data 35 siswa tersebut tidak sempat dilaporkan ke pemerintah pusat.

Akibatnya, e-ijazah mereka tidak dapat diterbitkan bersamaan dengan lulusan lainnya.

"Alhamdulillah, sekarang e-ijazahnya sudah terbit dan sedang dalam proses percetakan," kata Erriyanto saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (15/7/2026).

Setelah persoalan tersebut mencuat, dirinya langsung berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan. 

Hasil koordinasi tersebut membuat proses penerbitan e-ijazah 35 siswa akhirnya dapat dilakukan hingga seluruh dokumen kini telah terbit.

"Atas perintah Pak Bupati, saya langsung berangkat ke Jakarta untuk menyelesaikan hal ini. Alhamdulillah ada kabat baiknya," ucap Erriyanto.

Baca juga: 35 Lulusan SDN 9 Bengkulu Tengah Belum Terima Ijazah, Kepsek Diminta Bertanggung Jawab

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun seluruh sekolah di Bengkulu Tengah agar lebih cermat dalam pengelolaan data peserta didik.

Ke depan, seluruh sekolah diminta lebih fokus dan teliti saat melakukan penginputan data siswa yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA), sehingga tidak terjadi lagi keterlambatan penerbitan e-ijazah akibat kesalahan administrasi.

"Kami menjadikan ini sebagai evaluasi. Ke depan seluruh sekolah harus lebih fokus dalam penginputan data siswa yang akan mengikuti TKA, sehingga persoalan seperti ini tidak terulang lagi," ujar Erriyanto.

Sebelumnya, sebanyak 35 siswa lulusan SD di Bengkulu Tengah belum menerima e-ijazah karena data mereka tidak masuk ke sistem pusat.

Kondisi tersebut sempat menjadi perhatian karena ijazah merupakan dokumen penting yang dibutuhkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kini, dengan terbitnya e-ijazah tersebut, para siswa tinggal menunggu proses pencetakan sebelum dokumen diserahkan kepada masing-masing sekolah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.