TRIBUNNEWS.COM - Dalam aktivitas sehari-hari, tidak semua hal yang ingin dicari di internet mudah dijelaskan dengan kata-kata. Pengguna bisa saja melihat barang menarik di media sosial, motif pakaian dalam video, tanaman di foto teman, atau bangunan unik dalam konten perjalanan, tetapi tidak tahu nama atau kata kunci yang tepat untuk mencarinya.
Akibatnya, proses pencarian sering menjadi lebih panjang. Pengguna harus mengambil screenshot, keluar dari aplikasi, membuka browser, lalu mencoba mengetik deskripsi yang belum tentu akurat.
Padahal, ketika objek yang dicari muncul di video atau aplikasi tertentu, pengguna membutuhkan cara yang lebih cepat untuk mencari informasi langsung dari apa yang sedang dilihat di layar.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang ditawarkan Samsung Galaxy S26 melalui fitur Circle to Search. Dengan fitur ini, pengguna dapat mencari informasi dari objek, gambar, teks, ataupun konten yang muncul di layar hanya dengan melingkari, mengetuk, mencoret, atau menyorot bagian yang ingin dicari.
Baca juga: Samsung Galaxy S26 Kini Bisa Kirim File ke iPhone Lewat Quick Share
Fitur ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari,misalnya:
Untuk menggunakan Circle to Search di Galaxy S26, pengguna bisa membuka terlebih dahulu aplikasi, foto, screenshot, video, halaman web, atau konten apa pun yang ingin dicari informasinya. Berikut detail langkahnya.
Dengan cara ini, proses mencari informasi terasa lebih cepat karena pengguna tidak perlu mengambil screenshot, membuka browser, atau menebak kata kunci secara manual. Selama konten yang ingin dicari muncul di layar, pengguna bisa langsung menandainya dan melihat hasil pencarian yang relevan.
Dilansir dari laman samsung.com, khusus untuk Galaxy S26 Ultra, Samsung menghadirkan Circle to Search 3.0 dengan kemampuan yang lebih luas. Salah satunya adalah Scroll and Translate yang memungkinkan pengguna menerjemahkan teks secara berkelanjutan saat menggulir layar tanpa perlu mengulang proses penerjemahan dari awal.
Kemampuan tersebut berguna saat pengguna sedang:
Selain itu, pengguna juga dapat membuka kamera, menekan tombol Home, lalu menggunakan Circle to Search untuk mencari informasi dari objek yang sedang diarahkan kamera.
Jika Circle to Search tidak muncul atau tidak merespons, pengguna bisa memeriksa kembali pengaturan navigation bar dan memastikan fitur tersebut sudah aktif. Pengguna juga dapat memperbarui software perangkat atau melakukan restart agar fitur kembali berjalan normal.
Dengan peningkatan ini, Circle to Search tidak hanya membantu pengguna mencari informasi dari layar, tetapi juga membuat proses memahami konten visual dan teks terasa lebih cepat, terutama ketika pengguna berada dalam situasi yang membutuhkan jawaban instan.
Kemudahan menggunakan Circle to Search memperlihatkan bagaimana AI di smartphone mulai bergerak dari sekadar fitur canggih menjadi alat yang benar-benar membantu aktivitas harian.
Dalam praktiknya, pengguna tidak perlu memahami proses teknis di balik fitur tersebut. Mereka cukup memakai AI untuk mencari informasi, memahami teks asing, mengenali objek, atau menemukan konteks dari sesuatu yang sedang dilihat di layar.
Manfaat yang terasa langsung seperti ini menjadi semakin penting karena cara konsumen memilih smartphone juga ikut berubah.
Pengguna kini tidak hanya membandingkan spesifikasi seperti kamera, chipset, atau kapasitas memori. Mereka juga mempertimbangkan apakah sebuah perangkat bisa memberi pengalaman yang praktis, aman, dan tetap relevan untuk digunakan dalam jangka panjang.
Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia Yadi Prayitno mengatakan, konsumen saat ini semakin cermat dalam menentukan pilihan perangkat.
“Kami melihat bahwa konsumen saat ini semakin cermat dalam menentukan pilihan. Ketika membeli smartphone, mereka tidak hanya mencari teknologi yang canggih, tetapi juga perangkat yang dapat mereka percaya untuk digunakan dalam jangka panjang,” ujar Yadi dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (28/6/2026).
Karena itu, tambah Yadi, fitur seperti Circle to Search menjadi salah satu contoh bagaimana Galaxy S26 Series menghadirkan teknologi yang tidak berhenti pada klaim kecanggihan.
Fitur tersebut hadir dengan membawa manfaat yang mudah dipahami pengguna karena pencarian bisa dilakukan langsung dari layar tanpa perlu berpindah aplikasi, mengambil screenshot, atau menebak kata kunci dari awal.
Kehadiran fitur AI yang benar-benar dapat dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari menjadi salah satu faktor yang memberikan nilai lebih bagi Galaxy S26 Series, seiring penyesuaian harga yang dilakukan Samsung.
Dengan pendekatan ini, Galaxy S26 Series tidak hanya menawarkan perangkat dengan teknologi terbaru. Lebih dari itu, perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang membantu pengguna menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih praktis, aman, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Baca juga: Detail Samsung Galaxy S26 Ultra Diungkap, Sosok Ini Klaim Terima Unit Lebih Cepat