Sekda Tulangbawang Sandang Gelar Doktor, Angkat Implementasi Kebijakan P4GN Berbasis Kearifan Lokal
Endra Zulkarnain July 15, 2026 08:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Tulangbawang - Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang Ferli Yuledi mengangkat disertasi berjudul Tipologi dan Model Implementasi Kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Berbasis Kearifan Lokal di Provinsi Lampung.

Ia berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor Program Studi Doktor Studi Pembangunan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Rabu (15/7/2026).

Disertasi ini menjadi salah satu kajian doktoral yang secara khusus membahas implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal di Provinsi Lampung.

Sehingga diharapkan mampu memperkaya khazanah ilmu kebijakan publik sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan strategi penanggulangan narkotika di Indonesia.

Dalam sidang terbuka tersebut, dipimpin Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M selaku Ketua Tim Penguji.

Penguji eksternal adalah Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Tim penguji juga terdiri atas Dr. Arif Sugiono, S.Sos., M.Si., Prof. Intan Fitri Meutia, S.A.N., M.A., Ph.D., Dr. Suripto, S.Sos., M.AB., Dr. Robi Cahyadi Kurniawan, S.I.P., M.A., dan Dr. Dra. Dian Keagungan, M.H. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. sebagai promotor dan Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si. sebagai ko-promotor.

Ujian promosi turut dihadiri Bupati Tulangbawang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah.

lihat foto
BERGELAR DOKTOR - Sekda Ferli Yuledi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor FISIP Unila.

Temuan Fundamental Penelitian

Kontribusi utama disertasi ini adalah menghasilkan tipologi implementasi kebijakan P4GN yang menjelaskan keberhasilan implementasi kebijakan tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan penegakan hukum, tetapi juga oleh tingkat integrasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan kearifan lokal.

Penelitian ini merumuskan model implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal yang menempatkan nilai-nilai budaya, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga, lembaga pendidikan, serta organisasi sosial sebagai bagian integral dari sistem pencegahan narkotika.

Model tersebut memperkuat pendekatan kolaboratif (collaborative governance), sehingga kebijakan P4GN tidak lagi bersifat sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Secara akademik, disertasi ini memberikan kontribusi berupa pengembangan teori implementasi kebijakan melalui penyusunan tipologi implementasi yang mempertimbangkan karakteristik sosial, budaya, dan kelembagaan daerah.

Sementara secara praktis, model yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta para pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan P4GN yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.