Bupati dan BPBD Bengkulu Selatan Koordinasi ke BNPB, Fokus Penanganan Jalan Maras
Hendrik Budiman July 15, 2026 08:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Selatan mendatangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Kedatangan Bupati bersama jajaran BPBD tersebut diterima langsung oleh Kepala BNPB.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menyampaikan sejumlah usulan penanganan bencana, terutama terkait kerusakan Jalan Maras di Desa Maras, Kecamatan Seginim, yang terdampak abrasi.

Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memperjuangkan percepatan penanganan sejumlah titik bencana yang terjadi di Bengkulu Selatan, khususnya Jalan Maras yang kondisinya semakin mengkhawatirkan akibat abrasi.

“Kedatangan ini kami untuk menanyakan langsung terkait beberapa usulan penanggulangan bencana yang ada di Bengkulu Selatan, terutama yang paling urgen yakni usulan perbaikan Jalan Maras di Desa Maras, Kecamatan Seginim,” ujar Rifai kepada TribunBengkulu.com, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, Kepala BNPB memberikan respons positif terhadap usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dan berkomitmen untuk menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Masih Menunggu Dana Hibah RR

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan, Nusadian Esa Putra menjelaskan, hingga saat ini usulan penanganan permanen Jalan Maras masih menunggu pencairan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sambil menunggu realisasi dana tersebut, BPBD akan melakukan penanganan sementara di lokasi terdampak, salah satunya dengan mengalihkan aliran air agar abrasi tidak semakin meluas hingga mengancam permukiman warga.

Baca juga: RDP dengan Ditjen Perhubungan Laut, Erna Sari Dewi Desak Kemenhub Prioritaskan Pelabuhan Pulau Baai

“Untuk saat ini kami melakukan penanganan sementara terlebih dahulu dengan mengalihkan arus air agar abrasi tidak semakin melebar dan mengancam rumah-rumah warga. Sedangkan penanganan permanennya masih menunggu dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah pusat,” kata Nusadian.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bengkulu Selatan bersama Kepala Pelaksana BPBD juga memperoleh dukungan penanganan sementara dari BNPB.

Bentuk dukungan yang akan diberikan berupa bantuan jumbo bag sesuai kebutuhan di lapangan untuk mengurangi dampak abrasi yang terus menggerus badan jalan.

BPBD Bengkulu Selatan akan segera menyampaikan hasil pendataan dan kebutuhan riil di lapangan kepada BNPB sebagai dasar penyaluran bantuan jumbo bag tersebut.

“BNPB siap membantu penanganan sementara berupa jumbo bag sesuai kebutuhan di lapangan. Saat ini kami segera menyampaikan data hasil asesmen agar bantuan tersebut dapat segera direalisasikan,” jelasnya.

Selain bantuan penanganan sementara, BPBD Bengkulu Selatan juga menerima bantuan berupa sejumlah peralatan penanggulangan bencana dari BNPB.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Bengkulu Selatan.

“Kami juga memperoleh bantuan berupa beberapa peralatan dari BNPB yang nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan penanggulangan bencana di daerah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap proses pencairan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera terealisasi sehingga penanganan permanen Jalan Maras dapat dilaksanakan.

Dengan adanya dukungan penanganan sementara dari BNPB, diharapkan laju abrasi dapat diminimalkan sambil menunggu pembangunan permanen dari pemerintah pusat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.