Beda dengan Aceh Tengah, Warga Bener Meriah Justru Ramai Jual Emas 
Budi Fatria July 15, 2026 08:54 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Tren transaksi emas di Kabupaten Bener Meriah, Aceh pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan fenomena yang berbeda dibandingkan dengan wilayah tetangga, Aceh Tengah.

Di saat warga Aceh Tengah ramai membeli emas untuk investasi, masyarakat Bener Meriah justru lebih banyak melepas perhiasan mereka.

Harga emas di Bener Meriah sendiri terpantau mengalami penurunan pada perdagangan hari ini.

Darwis, pengelola Toko Emas Mutiara Baru di Simpang Tiga Redelong, menyebutkan bahwa harga emas Murni perhiasan berada di angka Rp 2.250.000 per gram, turun tipis dari harga sebelumnya Rp 2.260.000 per gram.

"Emas Murni turun tipis, namun harga ini belum termasuk ongkos pembuatan,” ujar Darwis.

Penurunan harga juga terjadi pada emas jenis London yang kini dijual Rp 2.170.000 per gram.

Baca juga: Harga Emas di Takengon 15 Juli 2026 Turun, Picu Minat Beli Warga

Angka ini mengalami koreksi sebesar Rp 30.000 dari harga sebelumnya yang sempat berada di level Rp 2.200.000 per gram.

"Usai beberapa hari bertahan, emas London juga ikut turun. Untuk harga emas London yang kami tetapkan hari ini, nominal tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan," jelasnya.

Faktor Pascapanen

Meskipun terjadi pergeseran harga, Darwis mengungkapkan bahwa tren transaksi di tengah masyarakat Bener Meriah cenderung stabil namun dengan pola yang berbeda.

Alih-alih memborong untuk investasi, warga justru banyak yang datang ke toko untuk menjual kembali perhiasan emas mereka.

Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh faktor musiman, dimana masyarakat membutuhkan dana segar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga setelah berakhirnya musim panen kopi di Bener Meriah.

"Hari ini, warga yang datang ke toko cenderung lebih banyak menjual kembali perhiasan emas mereka ketimbang membeli," pungkas Darwis. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.