TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bobotoh kritik managemen Persib Bandung terkait fasilitas yang ada, terutama lapangan Pendamping yang digunakan untuk latihan dan sempat dikeluhkan Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic beberapa hari lalu.
Kritikan dan saran Bobotoh tersebut hingga ramai diluapkan di media sosial, terutama terkait fasilitas lapangan latihan tim Maung Bandung.
Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mengaku menilai kritikan dan saran dari Bobotoh merupakan hal bagus.
"Bagus-bagus aja ya karena Bobotoh juga harus jadi quality control buat manajemen Persib. Jadi kritik yang berkembang, saran yang berkembang, suara yang berkembang itu adalah bentuk kecintaan Bobotoh kepada Persib," ujar Tobias, saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).
Tobias mengungkapkan, tapi tentunya kecintaan dan rasa peduli juga harus diimbangi dengan tingkat kesadaran yang tinggi untuk menjaganya.
"Jadi sama-samalah, kita sama-sama harus naik level juga. Jadi sebenarnya udah bagus kritik saran sebagai quality control tapi harus diimbangi juga dengan kesadaran untuk menjaganya juga," kata Tobias.
Baca juga: Striker Timnas Indonesia jadi Korban Ke-11 Cuci Gudang Persib, Dimas Drajad Resmi Dilepas
Tobias mengatakan, karena dari berbagai pengalaman yang terjadi memang kesadaran untuk menjaga dari Bobotoh juga masih kurang gitu.
"Jadi kita sama-sama, sebenarnya sama-sama berbenah," tuturnya.
Untuk lapangan latihan, Tobias mengungkapkan, sebenarnya sebuah klub yang ideal memang harus mempunyai fasilitas latihan yang baik.
"Apalagi sekelas Persib, harus yang memang kita adalah terbaik di Indonesia, tentunya fasilitas latihannya harus terbaik di Indonesia," kata Tobias.
Namun menurut Tobias, harus ditanya ke manajemen Persib.
"Hal apa yang menjadi kendala karena mungkin mereka ada skala prioritas untuk belanja pemain dulu, ataukah ada apa ada apa kan kita tidak tidak paham. Makanya saya mungkin nant, mau minta waktu juga sih untuk bisa berbicara karena kita juga ingin menyamakan persepsi gitu," katanya.
Tobias mengaku, pihaknya juga ingin mendengar secara langsung sebenarnya arah dari PT PBB untuk satu tahun ini ke mana, lima tahun ini ke mana.
Tobias mengatakan, pertemuan utu agenda rutin setiap awal musim, selalu dari komunitas Bobotoh bertemu, dan di musim ini memang belum ada pertemuan karena memang liganya belum dimualai.
"Jadi intinya sebelum kita mendengar langsung kita tidak mau berkomentar terlalu dalam karena takut kita juga tidak mempunyai informasi yang cukup dalam untuk ini (fasilitas)," ujar Tobias.
Jadi menurut Tobias, hanya lebih mensyukuri bahwa dinamika kritik di Bobotoh itu ada karena itu merupakan bagian dari quality control dari Bobotoh sendiri.
"Tentunya saya juga mengingatkan kepada Bobotoh selain kritik, kita juga harus meningkatkan kesadaran untuk menjaga juga," ucapnya.(*)