Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis ST, Rabu (15/7/2026), menyerahkan secara simbolis santunan tahap II kepada korban luka berat/ringan dan ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bireuen.
Penyerahan santunan secara tunai yang bersumber dari anggaran Kementerian Sosial RI tersebut diterimaahli waris dan korban luka berat di Pendopo Kabupaten Bireuen.
Amatan Serambinews.com, para ahli waris maupun korban luka berat dari berbagai desa datang satu per satu ke Pendopo Bupati Bireuen dengan menyerahkan bukti identitas berupa foto kopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada petugas yang telah menunggu.
Data tersebut kemudian dicocokkan dengan data sebelumnya bersama tim Kementerian Sosial RI.
Penyaluran bantuan turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Indra, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, M.Pd., serta para penerima santunan yang terdiri atas korban luka berat/ringan dan ahli waris korban meninggal dunia.
Santunan tahap II diberikan kepada 19 korban luka berat dan 13 ahli waris korban meninggal dunia.
Baca juga: Rektor UMMAH Tunjuk Alfiandi Zikra Pimpin Satgas PPKPT
Plt Kepala Dinas Sosial Bireuen, Alfian MPd, mengatakan, ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp15.000.000 per penerima.
Sedangkan korban luka berat/ringan menerima santunan sebesar Rp5.000.000 per penerima.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Bireuen.
Penyaluran santunan tahap II dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan validasi yang panjang.
Menurutnya, pada tahap pertama masih terdapat sejumlah data yang belum dapat disalurkan karena proses pencarian korban maupun kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi.
Ia menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan secara cermat melalui verifikasi lapangan yang melibatkan pemerintah gampong, aparatur kecamatan, serta tim medis untuk memastikan kategori korban, baik luka berat maupun luka ringan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Mobil Terbakar Usai Isi Bahan Bakar Eceran di Peusangan, Begini Kata Polisi
Selain itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan dampak bencana di Kabupaten Bireuen dapat terus berlanjut.
Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjutnya, terus berupaya menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyaluran berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat terdampak.
Hal ini sesuai arahan Bupati agar pelayanan kepada korban bencana terus dioptimalkan.
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, saat menyerahkan santunan menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah pusat diberikan sepenuhnya kepada masyarakat yang berhak menerimanya berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah.
Bupati menjelaskan bahwa dampak bencana hidrometeorologi tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga merusak sektor pertanian, tambak, permukiman, dan perekonomian masyarakat.
Oleh karena itu, setiap bantuan yang diterima memiliki arti penting dalam membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersabar dan berdoa agar proses penanganan pascabencana dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap daerah terdampak, meskipun bencana serupa juga terjadi di beberapa provinsi lain yang membutuhkan penanganan secara bersamaan.
“Semoga masyarakat yang belum menerima bantuan dapat segera memperoleh haknya sesuai proses yang sedang berjalan.
Pemerintah akan terus berupaya memaksimalkan penyaluran bantuan, dan kita berharap bersama-sama dapat bangkit dari musibah ini,” ujar Bupati.
Melalui penyaluran santunan tahap II ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen.
Edy Nur, ahli waris penerima bantuan atas nama orang tuanya almarhum Sudirman, warga Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Kementerian Sosial atas perhatian kepada korban banjir, termasuk keluarganya yang kehilangan orang tua akibat bencana tersebut.
“Terima kasih kepada semuanya atas dikucurkan santunan ini,” ujarnya. (*)