Mason Greenwood secara resmi telah menyelesaikan kepindahannya ke raksasa Turki, Fenerbahce, namun proses transfer tersebut diwarnai dengan perselisihan tajam dengan Atletico Madrid. Klub asal Spanyol itu dilaporkan merasa 'tidak dihormati' oleh mantan penyerang Marseille tersebut setelah ia tiba-tiba tidak merespons selama proses negosiasi dengan Diego Simeone.
Atletico Madrid marah akibat sikap diam Greenwood
Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Greenwood berubah menjadi drama ketika Atletico secara mengejutkan menarik diri dari perburuan, dengan alasan kurangnya profesionalisme dari pihak sang pemain, menurut laporan ESPN. Meskipun klub Spanyol tersebut memandang pemain berusia 24 tahun itu sebagai penerus ideal Antoine Griezmann, hubungan keduanya memburuk dengan cepat ketika Greenwood dikabarkan tidak dapat dihubungi.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Simeone secara pribadi mencoba menghubungi mantan pemain Manchester United itu melalui panggilan telepon dan pesan untuk membahas perannya di Stadion Metropolitano, namun semua upayanya tidak mendapat respons sama sekali. Pihak Los Colchoneros merasa 'tidak dihormati' setelah Greenwood tidak memberikan tanggapan selama dua hari, membuat klub yakin bahwa sang pemain tidak memiliki keinginan kuat untuk membela lambang klub di ibu kota Spanyol.
Fenerbahce memenangkan persaingan dengan kesepakatan besar
Setelah Atletico Madrid menarik diri, jalan terbuka lebar bagi Fenerbahce untuk mengamankan perekrutan besar di Super Lig. Klub asal Turki tersebut mengonfirmasi bahwa Greenwood, 24 tahun, telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun untuk bergabung dengan klub Istanbul itu setelah dua musim produktif di Prancis.
Penyerang asal Inggris tersebut tampil impresif di Ligue 1 bersama Marseille, di mana ia mencetak 26 gol di semua kompetisi musim lalu. Kedatangannya di Turki disambut dengan antusiasme besar, karena manajemen klub menargetkannya sebagai rekrutan utama untuk membantu mereka menyalip rival abadi, Galatasaray, di puncak klasemen.
Rincian finansial transfer Greenwood
Fenerbahce bersikap terbuka mengenai rincian kesepakatan ini, mengungkapkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan penuh dengan Marseille dengan nilai total yang mencerminkan nilai pasar tinggi sang pemain. Dalam pernyataan resmi, klub menjelaskan bahwa biaya transfer sebesar €39 juta akan dibayarkan selama tiga tahun dalam tiga kali cicilan yang sama besar.
Komitmen finansial tersebut diperkuat dengan kontrak menguntungkan bagi sang pemain, dengan laporan menyebutkan bahwa gajinya di Turki berkisar antara €7 juta hingga €8 juta bersih per tahun. Meskipun tawaran total Atletico mencapai €45 juta—secara teknis lebih tinggi dibandingkan Fenerbahce—syarat pribadi yang diajukan klub Turki dianggap lebih menarik oleh perwakilan Greenwood.
Masalah yang tertinggal dari Stade Velodrome
Kepergian Greenwood dari Marseille terjadi setelah adanya laporan mengenai ketegangan di balik layar. Meski tampil tajam di lapangan, sumber ESPN mengklaim bahwa penyerang tersebut memicu ketegangan di ruang ganti karena masalah disiplin, termasuk datang terlambat ke rapat tim serta absen dari acara sponsor wajib dan kelas bahasa. Insiden-insiden tersebut disebut-sebut menyebabkan perselisihan dengan direktur olahraga Medhi Benatia. Kini, Greenwood menuju Turki saat Fenerbahce bersiap menghadapi babak kualifikasi Liga Champions akhir bulan ini, di mana mereka akan bertemu dengan klub asal Polandia, Gornik Zabrze.