TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin siap hadir pembukaan Seminar Internasional Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Perguruan Tinggi (APROBSI).
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar akan jadi tuan rumah seminar nasional tersebut 8 Agustus 2026 mendatang.
Kepastian tersebut mengemuka saat Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, bersilaturahmi ke Appi, sapaan di Balai Kota Makassar, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan Seminar Internasional sekaligus Rapat Koordinasi Nasional APROBSI yang akan menghadirkan peserta dan pemakalah dari dalam maupun luar negeri.
Prof. Andi Sukri Syamsuri, mengatakan Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan akademik berskala internasional tersebut.
"Alhamdulillah, Bapak Wali Kota Makassar menyampaikan kesiapannya untuk hadir pada pembukaan Seminar Internasional yang akan berlangsung pada 8 Agustus 2026 di Balai Sidang Unismuh Makassar," kata Prof Andis, sapaan.
"Kehadiran beliau tentu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan forum ilmiah internasional yang diselenggarakan di Kota Makassar," sambung Prof. Andi Sukri.
Menurutnya, seminar internasional tersebut akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan akademisi mancanegara sebagai pembicara utama.
Di antaranya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Zulfikar Ahmad, Ketua Komisi X DPR RI, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, serta pemakalah dari Mesir, Australia, dan Malaysia.
Selain menghadirkan pembicara internasional, seminar juga akan diikuti sekitar 70 pemakalah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang akan mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan ilmiah di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
Prof. Andi Sukri menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan Gala Dinner pada 7 Agustus 2026 yang direncanakan berlangsung di Baruga Kota Makassar dan dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai daerah.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum pertukaran gagasan akademik, tetapi juga memperkuat posisi Makassar sebagai kota pendidikan, kota konferensi, dan tujuan penyelenggaraan berbagai forum ilmiah bertaraf internasional. Dukungan Pemerintah Kota Makassar menjadi energi besar bagi kami untuk menyukseskan kegiatan ini," katanya.
Seminar Internasional dan Rapat Koordinasi Nasional APROBSI diharapkan menjadi wadah memperkuat kolaborasi antarpengelola program studi, peneliti, dan akademisi, sekaligus mendorong pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.