‘Kamu tidak bisa menghentikannya!’ - Mantan rekan setim Lionel Messi memperingatkan Inggris bahwa mereka menghadapi tugas mustahil saat menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia
Rina Kusumawati July 16, 2026 01:17 AM

Inggris mendapat peringatan bahwa mereka akan menghadapi tugas yang dianggap "mustahil" untuk menahan Lionel Messi menjelang laga semifinal Piala Dunia yang bersejarah melawan Argentina. Bintang Inter Miami tersebut akan berhadapan dengan The Three Lions untuk pertama kalinya dalam karier gemilangnya, dengan tiket menuju partai final sebagai taruhannya.

Ikon Argentina itu tetap menjadi sosok yang sulit dihentikan di lapangan.

Federico Fernandez, mantan rekan setim Messi di tim nasional Argentina sekaligus pemenang delapan kali Ballon d'Or, memberikan penilaian tegas terhadap peluang tim asuhan Thomas Tuchel. Meski kubu Inggris tengah menyiapkan berbagai skema taktis, Fernandez menegaskan bahwa dua dekade sejarah sepak bola telah membuktikan bahwa upaya individu untuk mematikan pergerakan pemain berusia 39 tahun itu hampir selalu berakhir dengan kegagalan.

Berbicara kepada talkSPORT mengenai tantangan menghadapi pencetak gol terbanyak turnamen, Fernandez mengatakan: "Kamu tidak bisa menghentikannya. Pertanyaan ini sudah muncul selama 20 tahun terakhir. Orang-orang selalu mencoba berbagai cara untuk mendapatkan bola, entah dengan mundur lebih dalam atau bergeser ke sisi lain. Mereka hanya butuh umpan dan kontrol yang tepat untuk membuat perbedaan. Bahkan jika kamu menempatkan satu pemain khusus untuk menjaganya. Semua orang sudah mencoba segala cara melawannya selama bertahun-tahun. Saya sendiri selalu meminta pelatih agar menempatkan saya di tim yang sama dengannya saat latihan supaya tidak perlu menjaganya."

Tuchel mengandalkan pola sukses menghadapi Haaland.

Meskipun peringatan dari mantan bek Newcastle itu terdengar serius, Tuchel tetap optimistis bahwa pendekatan taktisnya bisa memberikan solusi. Pelatih asal Jerman itu percaya diri setelah menyaksikan performa solid lini belakang Inggris di babak sebelumnya, di mana mereka berhasil meminimalkan dampak dari bintang dunia lainnya.

"Luar biasa bagaimana dia selalu berhasil melakukannya setiap kali – dengan berbagai cara yang berbeda," ujar Tuchel. "Dia menemukan ruang, menemukan momen, dan hal terpenting adalah seluruh timnya percaya pada ide itu. Kami harus berani di sekitarnya dan menghentikan dukungan yang dia dapatkan. Dia pemain yang berbeda dengan Erling Haaland, tapi kami tampil baik melawan Erling, jadi kami akan menemukan cara sekarang."

Kane memperingatkan agar tidak hanya fokus pada Messi.

Sementara Messi telah mencetak delapan gol sejauh ini di turnamen, kapten Inggris Harry Kane menegaskan bahwa terlalu fokus pada mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu akan menjadi kesalahan bagi timnya.

Kane mengatakan: "Dia sudah menjadi salah satu, jika bukan yang terbaik, pemain di dunia selama hampir 20 tahun. Semua orang tahu betapa berbahayanya dia. Tapi kami bermain melawan Argentina – bukan hanya melawan Messi. Kami menghadapi tim hebat dengan pemain-pemain fantastis. Meski perhatian banyak tertuju pada Messi dan para pemain besar lainnya, kami tahu bahwa pertandingan ini lebih dari sekadar itu."

Pickford menyerukan ketenangan bagi Inggris.

Kiper Jordan Pickford sependapat dengan kaptennya, menyerukan agar skuad tetap percaya diri dan tidak terbawa suasana besar pertandingan. Inggris sejauh ini sangat bergantung pada ketajaman Harry Kane dan Jude Bellingham, yang telah mencetak 12 dari 13 gol tim sepanjang musim panas ini, namun Pickford yakin lini pertahanan mereka siap menghadapi apa pun yang dilancarkan oleh juara bertahan dunia tersebut.

"Semua orang akan membicarakan Messi karena dia salah satu pemain terbaik sepanjang masa," ujar Pickford. "Tapi kita tidak boleh melupakan kemampuan dan talenta yang kita miliki dalam skuad ini – baik dalam menyerang, bertahan, maupun kebersamaan tim."

"Kami memiliki semua yang dibutuhkan, dan itu yang harus kami tunjukkan pada hari Rabu. Kami siap menghadapi apa pun, ini tentang siapa yang bisa tampil lebih baik di lapangan. Kami benar-benar siap untuk itu."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.