Kepercayaan Manchester United terhadap Youri Tielemans dari Aston Villa Terungkap
Rina Kusumawati July 16, 2026 04:51 AM

Manchester United dikabarkan semakin yakin dengan kesepakatan mereka untuk mendatangkan Youri Tielemans, gelandang berusia 29 tahun dari Aston Villa, karena sang pemain memiliki kesamaan penting dengan beberapa rekrutan musim panas lalu, menurut laporan ESPN.

Menjelang akhir musim lalu, direktur eksekutif Omar Berrada menekankan bahwa Setan Merah harus bersikap “fleksibel” untuk mencapai target di bursa transfer musim panas ini, terutama mengingat banyaknya pesaing yang mencari pemain di pasar yang sama.

Setelah gagal mendapatkan dua target utama di lini tengah — Elliot Anderson dan Mateus Fernandes, yang masing-masing memilih bergabung dengan Manchester City dan Tottenham Hotspur bulan lalu — strategi tersebut benar-benar diuji. Namun, klub yang dipimpin oleh Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox tetap berpegang pada rencana awal mereka.

Jika pada masa kepemimpinan sebelumnya di Old Trafford mungkin akan terjadi kepanikan akibat dua kegagalan besar tersebut, INEOS justru bergerak cepat dan tenang untuk mengamankan dua kesepakatan: pertama, untuk gelandang muda Chelsea Andrey Santos; dan kedua, untuk Tielemans.

Dalam negosiasi untuk merekrut bintang muda West Ham United, Mateus Fernandes, yang menjadi alternatif setelah United gagal mendapatkan Anderson karena masalah harga, muncul keraguan apakah pemain internasional Portugal berusia 21 tahun itu “benar-benar berkomitmen untuk pindah”.

Ketika Tottenham Hotspur masuk ke dalam persaingan dan menunjukkan kesediaan untuk memenuhi harga permintaan West Ham sebesar £85 juta, United memutuskan untuk tidak menyamai tawaran tersebut. Keputusan itu didorong oleh kurangnya antusiasme Fernandes serta penilaian harga yang dianggap terlalu tinggi oleh The Hammers.

Situasi ini sangat berbeda dengan musim panas sebelumnya, ketika Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha menolak tawaran dari klub lain, termasuk Tottenham Hotspur, karena keduanya bermimpi mengenakan seragam merah legendaris di Theatre of Dreams yang ikonik di kawasan M16.

ESPN melaporkan bahwa sumber internal klub menyebut hal ini sebagai “alasan utama” mengapa kedua pemain tersebut “dapat beradaptasi dengan cepat”. Beberapa staf di klub juga meyakini bahwa kesulitan Jadon Sancho sebagian disebabkan oleh ketidakpastiannya ketika meninggalkan Borussia Dortmund untuk bergabung dengan United pada tahun 2021.

Banyak pihak, termasuk para penggemar dan jurnalis, terkejut ketika Manchester United memicu klausul pelepasan yang sebelumnya tidak diketahui dalam kontrak Tielemans di Villa Park, senilai £35 juta.

Aston Villa sangat berusaha mempertahankan gelandang andalannya itu, bahkan bersedia menawarkan kontrak baru dengan nilai yang lebih baik untuk mencegah kepergiannya ke United. Tielemans juga sempat menarik minat klub-klub dari Arab Saudi, di mana ia bisa mendapatkan bayaran sangat tinggi.

Namun, pemain internasional Belgia itu hanya berkeinginan untuk bergabung dengan Old Trafford — sesuatu yang ia sampaikan dengan “sangat jelas” selama proses negosiasi dengan United. Ia disebut-sebut menganggap bermain untuk Setan Merah sebagai impian masa kecilnya.

ESPN juga melaporkan bahwa Berrada “menyukai kesepakatan untuk pemain yang memiliki klausul pelepasan karena hal itu menghilangkan apa yang disebut sebagai… ‘pajak United.’” Jika dibandingkan dengan harga pemain tengah Premier League lainnya musim panas ini, nilai £35 juta dianggap sebagai tawaran yang sangat menarik.

Diketahui pula bahwa Andrey Santos menyampaikan perasaan serupa selama pembicaraan dengan tim rekrutmen United. Klub tersebut sudah menunjukkan minat untuk merekrut gelandang Brasil berusia 22 tahun itu pada musim panas lalu saat bernegosiasi dengan Chelsea terkait Alejandro Garnacho.

Pada saat itu, Chelsea bersikeras bahwa Santos tidak dijual. Namun, United terus menjaga komunikasi dengan perwakilan pemain tersebut dan segera bergerak cepat untuk menuntaskan kesepakatan senilai £50 juta setelah mengetahui The Blues mengubah sikap mereka. Nilai tersebut juga dianggap sebagai investasi yang baik dibandingkan dengan target lain dengan kemampuan serupa.

Dalam era pasca-Sir Alex Ferguson, terlalu sering para penggemar Manchester United menyaksikan pemain datang ke Old Trafford dengan motivasi lebih kepada gaji besar daripada semangat membela klub. Karena itu, pendekatan baru yang menitikberatkan pada perekrutan pemain yang benar-benar menganggap Theatre of Dreams sebagai puncak karier mereka merupakan langkah yang cerdas — sesuatu yang pasti juga diimpikan oleh setiap pendukung di Stretford End jika berada di posisi yang sama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.