Argentina Putus Rekor 44 Tahun Bayern Munchen, Inter Milan Lanjutkan Tradisi di Final Piala Dunia
Muhammad Nursina Rasyidin July 16, 2026 07:30 AM

TRIBUNNEWS.COM – Kemenangan dramatis Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 tak hanya mengantarkan Lionel Messi dan kolega ke partai final, tetapi juga mengakhiri salah satu rekor paling panjang dalam sejarah turnamen.

Comeback Albiceleste dengan skor 2-1 di Atlanta Stadium, Rabu (16/7/2026) WIB, memastikan rekor Bayern Munchen yang telah bertahan selama 44 tahun resmi berakhir.

Argentina sempat berada di ambang kegagalan setelah Inggris unggul lebih dulu melalui Anthony Gordon pada menit ke-55.

Gol tersebut lahir dari umpan silang Morgan Rogers yang sukses dikonversi Gordon menjadi gol pembuka.

Keunggulan Inggris bertahan hingga lima menit menjelang waktu normal berakhir.

Enzo Fernandez mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martinez yang masuk dari bangku cadangan menjadi pahlawan lewat gol kemenangan pada menit ke-90+2.

Menariknya, dua gol tersebut lahir melalui assist Lionel Messi yang menghidupkan asa La Pulga meraih gelar top skor Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, football enthusiast Gigih juga menilai keberadaan Messi menjadi faktor pembeda yang membuat La Albiceleste selalu difavoritkan.

"Argentina juga menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi," kata Gigih dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

SELEBRASI LOKAL 2026 - Kumpulan bendera negara yang ikut Piala Dunia 2026 di Museum TitikNol Pasoepati, Jln. Kolonel Sugiyono 37, Nayu Timur, Nusukan, Solo, Jawa Tengah pada Rabu, 10 Juni 2026.
SELEBRASI LOKAL 2026 - Kumpulan bendera negara yang ikut Piala Dunia 2026 di Museum TitikNol Pasoepati, Jln. Kolonel Sugiyono 37, Nayu Timur, Nusukan, Solo, Jawa Tengah pada Rabu, 10 Juni 2026. (Tribunnews.com/TribunVideo/Akmal Khoirul Habib)

Hasil tersebut memastikan Argentina melaju ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya dalam empat edisi terakhir sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara yang mereka raih di Qatar pada 2022.

Di balik keberhasilan itu, lahir pula catatan bersejarah yang melibatkan dua klub elite Eropa.

Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1982, klub raksasa Jerman itu dipastikan tidak memiliki satu pun pemain yang tampil pada partai final.

Sebaliknya, Inter Milan justru berhasil mempertahankan tradisi impresifnya. Gol kemenangan Lautaro Martinez memastikan Nerazzurri kembali memiliki wakil di final Piala Dunia, memperpanjang rekor yang telah berlangsung sejak edisi 1982.

Baca juga: Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Salip Mbappe Berkat Assist, Sepatu Emas Pertama La Pulga?

Rekor 44 Tahun Bayern Munchen Putus

Selama 44 tahun terakhir, Bayern Munchen selalu memiliki setidaknya satu pemain yang tampil di partai final Piala Dunia, seperti yang dilaporkan Sportbible.

Tradisi Bayern Munchen itu dimulai sejak Piala Dunia 1982 dan terus berlanjut hingga edisi 2022.

Baik di Madrid pada tahun 1982, Roma pada tahun 1990, Berlin pada tahun 2006, Rio de Janeiro pada tahun 2014, atau yang terbaru di Doha pada tahun 2022: di setiap 11 Piala Dunia terakhir, setidaknya satu pemain Bayern telah tampil di final.

Tradisi tersebut dimulai pada final Piala Dunia 1982 ketika tiga pemain Bayern, Paul Breitner, Wolfgang Dremmler, dan Karl-Heinz Rummenigge, membela Jerman Barat yang kalah 3-1 dari Italia.

Empat tahun kemudian, Jerman Barat kembali menembus final Piala Dunia 1986. Saat itu skuad yang diperkuat Klaus Augenthaler, Norbert Eder, Lothar Matthaus, dan Dieter Hoeneß harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 3-2.

Jerman akhirnya membalas kekalahan tersebut pada Piala Dunia 1990. Enam pemain Bayern, yakni Raimond Aumann, Klaus Augenthaler, Jurgen Kohler, Hans Pflügler, Stefan Reuter, dan Olaf Thon, membawa Jerman Barat mengalahkan Argentina 1-0 untuk merebut gelar juara dunia.

Tradisi keberhasilan pemain Bayern berlanjut pada Piala Dunia 1994. Bek kanan Brasil, Jorginho, yang saat itu membela Bayern Munchen, sukses mengangkat trofi setelah mengalahkan Italia melalui adu penalti.

Empat tahun berselang, giliran bek kiri Prancis, Bixente Lizarazu, yang menjadi pemain Bayern berikutnya yang merasakan gelar juara dunia setelah membawa negaranya menaklukkan Brasil di final Piala Dunia 1998.

Pada Piala Dunia 2002, Bayern kembali mengirim empat wakil ke partai final, yakni Oliver Kahn, Thomas Linke, Jens Jeremies, dan Carsten Jancker. Namun Jerman harus puas menjadi runner-up usai kalah 2-0 dari Brasil.

Piala Dunia 2006 juga menghadirkan wakil Bayern di final melalui Willy Sagnol. Bek kanan Prancis itu gagal membawa negaranya menjadi juara setelah kalah adu penalti dari Italia.

Final Piala Dunia 2010 mempertemukan Belanda dan Spanyol. Bayern memiliki dua wakil di kubu Belanda, Arjen Robben dan Mark van Bommel, tetapi keduanya gagal mengangkat trofi setelah Spanyol menang 1-0 lewat gol Andrés Iniesta.

Empat tahun kemudian, Bayern menjadi tulang punggung keberhasilan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Manuel Neuer, Thomas Müller, Bastian Schweinsteiger, Jérôme Boateng, Philipp Lahm, Mario Götze, dan Toni Kroos menjadi bagian dari skuad yang mengalahkan Argentina di final.

Pada Piala Dunia 2018, Corentin Tolisso menjadi wakil Bayern yang ikut membawa Prancis menjuarai dunia usai mengalahkan Kroasia.

Sementara pada final Piala Dunia 2022, Bayern kembali memiliki perwakilan melalui Dayot Upamecano yang tampil penuh bersama Prancis dan Kingsley Coman yang masuk sebagai pemain pengganti. Namun keduanya gagal mencegah Argentina menjadi juara setelah kalah melalui adu penalti.

Namun, kekalahan Inggris membuat rangkaian sejarah tersebut akhirnya terputus. Harry Kane yang menjadi satu-satunya wakil Bayern Munchen di semifinal gagal membawa The Three Lions melaju ke partai puncak.

Akibatnya, final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol menjadi final pertama sejak Piala Dunia 1978 yang tidak melibatkan satu pun pemain Bayern Munchen.

Di sisi lain, Inter Milan justru semakin menegaskan dominasinya dalam catatan unik tersebut.

Gol Lautaro Martinez tak hanya memastikan tiket Argentina ke final, tetapi juga membuat Inter Milan kembali memiliki perwakilan pada laga perebutan gelar juara dunia.

Dengan demikian, Nerazzurri sukses memperpanjang rekor memiliki pemain di setiap final Piala Dunia sejak 1982 hingga 2026.

Kini, Argentina bersiap menghadapi Spanyol pada final yang akan digelar di New York New Jersey Stadium.

La Albiceleste berpeluang mempertahankan gelar juara dunia sekaligus menjadi negara pertama sejak Brasil pada edisi 1994 dan 1998 yang mampu menjuarai Piala Dunia secara beruntun.

Selain itu, Lionel Messi dan kolega juga berkesempatan mempersembahkan gelar dunia keempat sepanjang sejarah sepak bola Argentina.

Daftar Pemain Bayern Munchen dan Inter Milan di Final Piala Dunia sejak 1982 hingga 2026

Bayern Munchen

  • 1982: Karl-Heinz Rummenigge, Paul Breitner, Wolfgang Dremmler (Jerman Barat)
  • 1986: Lothar Matthaus, Dieter Hoeness, Norbert Eder (Jerman Barat)
  • 1990: Klaus Augenthaler, Jurgen Kohler, Stefan Reuter, Lothar Matthaus (Jerman Barat)
  • 1994: Jorginho (Brasil)
  • 1998: Bixente Lizarazu (Prancis)
  • 2002: Oliver Kahn, Carsten Jancker, Thomas Linke, Jens Jeremies (Jerman)
  • 2006: Willy Sagnol (Prancis)
  • 2010: Arjen Robben, Mark van Bommel (Belanda)
  • 2014: Manuel Neuer, Philipp Lahm, Jerome Boateng, Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, Thomas Muller, Mario Gotze (Jerman)
  • 2018: Corentin Tolisso (Prancis)
  • 2022: Dayot Upamecano, Kingsley Coman (Prancis)
  • 2026: -

Inter Milan

  • 1982: Beppe Bergomi, Gabriele Oriali, Alessandro Altobelli (Italia)
  • 1986: Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat)
  • 1990: Andrea Brehme, Jurgen Klinsmann, Lothar Matthaus (Jerman Barat)
  • 1994: Nicola Berti (Italia)
  • 1998: Youri Djorkaeff (Prancis), Ronaldo (Brasil)
  • 2002: Ronaldo (Brasil)
  • 2006: Marco Materazzi (Italia)
  • 2010: Wesley Sneijder (Belanda)
  • 2014: Rodrigo Palacio (Argentina)
  • 2018: Marcelo Brozovic, Ivan Perisic (Kroasia)
  • 2022: Lautaro Martinez (Argentina)
  • 2026: Lautaro Martinez (Argentina)

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.