Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Rifky Edgar/Dya Ayu
SURYAMALANG.COM, MALANG - Seluruh penggawa Singo Edan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai langkah krusial untuk memastikan kondisi fisik tim berada dalam status siap tempur.
Agenda medis tahunan ini sengaja dikebut bukan sekadar untuk memenuhi regulasi kompetisi, melainkan demi meminimalisir risiko cedera menjelang bergulirnya turnamen pramusim.
Manajemen menargetkan kesiapan prima dari para pemain demi hasil maksimal pada persaingan ketat di fase grup mendatang.
Berikut ulasan selengkapnya:
Arema FC terlihat serius dan fokus dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Para pemain tak hanya dituntut untuk melakukan persiapan di atas lapangan hijau, namun di luar lapangan, mereka juga dituntut harus selalu siap dalam kondisi prima.
Sebagai bagian dari persiapan wajib dan krusial, seluruh penggawa Singo Edan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau medical check up (MCU) di Rumah Sakit (RS) Hermina Tangkubanprahu Kota Malang, Jawa Timur, Senin (13/7/2026).
Pemeriksaan ini dinilai sangat penting, terutama sebagai persiapan sebelum para pemain mengarungi ketatnya jadwal kompetisi ke depan.
"MCU ini menjadi fasilitas pelayanan kami untuk para pemain yang akan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di musim baru," kata Direktur RS Hermina Tangkubanprahu, dr Agnes Widayu Estiningsih MMRS.
dr Agnes menjelaskan bahwa tim dokter spesialis dari RS Hermina akan melakukan evaluasi mendalam terkait hasil pemeriksaan, yang meliputi pengecekan komposisi tubuh seperti massa otot, massa lemak, hingga massa air.
Hasil ini nantinya akan dikolaborasikan dengan tim pelatih dan medis Arema FC sebagai acuan dalam menyusun program latihan dan menjaga kebugaran maksimal para pemain.
Sementara itu, pemain Arema FC, Hansamu Yama Pranata, mengungkapkan bahwa agenda MCU ini memiliki dua tujuan utama.
Selain menjadi syarat mutlak pemenuhan regulasi dan persyaratan administrasi, pemeriksaan ini dianggap penting untuk memastikan internal tim berada dalam kondisi siap tempur.
Menurutnya, pemeriksaan seperti ini juga untuk meminimalisir risiko cedera dari setiap pemain.
"Kami menjalani MCU pasti buat memenuhi persyaratan Super League yang pastinya wajib."
"Yang kedua, untuk memastikan semua kondisi pemain benar-benar fit sebelum Liga dimulai," tandasnya.
Agenda MCU ini juga menjadi kegiatan rutin tahunan para pemain Arema FC setiap menghadapi musim baru.
Selain sebagai persiapan untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027, pemeriksaan ini dilakukan untuk menyambut pramusim.
Arema FC diagendakan akan melakoni turnamen Piala Presiden 2026 yang akan berlangsung pada akhir Juli 2026 nanti.
Singo Edan tergabung ke dalam grup A bersama tuan rumah Persib Bandung, DPMM FC (Brunei Darussalam) dan Tampines Rovers (Singapura).
Arema FC Women gagal membawa pulang piala Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada tanggal 5-12 Juli 2025.
Dalam turnamen nasional sepak bola putri itu, Arema FC Women menurunkan dua tim yang terdiri dari U-15 dan U-18.
Dari masing-masing tim ini, ada beberapa pemain yang menonjol dan bahkan dilirik Pelatih Timnas Indonesia Putri U-16, Timo Scheunemann.
Ia selama jalannya turnamen selalu hadir untuk mencari pemain yang akan dibawa untuk memperkuat Timnas yang akan berlaga di Srikandi Merdeka Cup melawan enam negara lain.
Pemain Arema FC Women U-15 yang digadang-gadang bakal memperkuat Timnas Indonesia Putri U-16, salah satunya ialah Kesya Arabela Manisya Nian, yang merupakan striker andalan Arema FC Women asal Papua.
Bahkan penampilannya dipuji oleh pelatih senior Liga 1, Jacksen F Tiago, yang merupakan Tim Talent Scouting Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026.
Kepada SURYAMALANG.COM, Kesya mengaku pertama kali bisa gabung dengan Arema FC Women karena mendapat beasiswa untuk bisa sekolah di Malang dan memperkuat Arema FC.
“Saya awalnya sekolah dan ikut SSB di Jayapura, kemudian ada seleksi sepak bola saya ikut dan terpilih lima anak dari Papua untuk sekolah di Malang,” kata Kesya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (13/7/2026).
Siswi SMP Malang Adventist Academy ini berharap karirnya di sepak bola dapat terus berkembang, terlebih bisa gabung dengan Timnas Putri U-16 mendatang.
“Kalau sampai bisa gabung tentunya puji tuhan karena itu mimpi saya jauh-jauh dari Sentani,” terangnya.
Pemain Arema FC Women lainnya yang mencuri perhatian ialah Oedaija O’shea Sharinah.
Pemain belakang Arema Women U-18 itu berhasil menjadi best player U-18 dalam Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026.
Shea panggilannya mendapat penghargaan itu karena dinilai tampil konsisten sepanjang turnamen.
Mantan pemain Timnas Putri U-16 itu mengaku sejak awal ia memang telah memasang target sebagai pemain terbaik.
“Gak nyangka, tapi memang awal datang targetnya ini (pemain terbaik)."
"Tentunya bangga dan juga kaget."
"Soalnya lawannya juga pada bagus-bagus, intensitas tinggi dan kualitasnya bagus,” jelas Oedaija O’shea.
Pengharagaan best player ini ia perseMbahkan untuk orang tuanya yang ada di Medan dan juga teman-temannya di Arema FC Women.
“Harapannya semoga sepak bola wanita lebih maju dan lebih menarik seperti sepak bola putra,” pungkasnya.