TRIBUNBEKASI.COM- Tuah jersey Biru Tua milik Timnas Argentina ternyata bukan tahayul semata. Jersey yang dikenakan Messi Cs sukses membawa La Albiceleste ke final piala dunia 2026.
Argentina akhinya melaju mulus ke final piala dunia 2026 usai mengalahkan Timnas Inggris dengan skor 0-2.
Artinya Timnas Argentina akan menantang Timnas Spanyol pada final yang akan berlangsung di Stadion New York New Jersey pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Tuah jersey Biru Tua
Argentina kembali mengenakan jersey biru tua saat menghadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
Seragam tersebut membangkitkan kenangan manis La Albiceleste setiap kali bertemu The Three Lions di ajang Piala Dunia.
Padahal Argentina dikenal selama ini menggunakan jersey putih biru langit.
Bagi negara tetangga Brasil ini, jersey biru tua bukan sekadar seragam tandang. Warna itu memiliki nilai historis karena identik dengan sejumlah kemenangan penting atas Inggris di panggung sepak bola dunia.
Momen paling dikenang terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, Argentina mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 berkat penampilan gemilang Diego Maradona.
Dalam pertandingan tersebut, Maradona mencetak dua gol yang kemudian menjadi bagian dari sejarah sepak bola dunia.
Gol pertama lahir melalui insiden yang dikenal sebagai "Hand of God", ketika bola masuk ke gawang menggunakan tangannya tanpa terlihat oleh wasit.
Tak lama berselang, Maradona menciptakan gol spektakuler setelah menggiring bola dari area pertahanan, melewati sejumlah pemain Inggris, sebelum menaklukkan kiper Peter Shilton. Gol tersebut kemudian dikenang sebagai "Goal of the Century".
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku sangat emosional setelah membawa La Albiceleste memastikan tempat di final Piala Dunia 2026.
Argentina mengamankan tiket ke partai puncak usai mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta Stadium, Rabu (16/7/2026) WIB.
Inggris sempat memimpin lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, Lionel Messi kembali menunjukkan peran pentingnya dengan mencatatkan dua assist yang sukses diselesaikan Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada masa injury time (90+2').
Penampilan Messi semakin mengukuhkan Argentina sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Sebelumnya, football enthusiast Gigih juga menilai kehadiran Messi menjadi pembeda yang membuat Argentina layak difavoritkan dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.
"Argentina juga menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi," ujar Gigih dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Keberhasilan menundukkan Inggris membuat Argentina kembali tampil di final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun setelah meraih gelar juara pada edisi 2022 di Qatar.
Pada partai final, Lionel Messi dan rekan-rekannya dijadwalkan menghadapi Spanyol pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Usai pertandingan berakhir, Lionel Scaloni mengaku sulit menggambarkan perasaannya setelah melihat perjuangan para pemain sepanjang laga.
"Saya tidak bisa berkata-kata. Ini adalah kebahagiaan besar bagi negara kami dan bagi seluruh rakyat Argentina," ujar Scaloni.
"Tim ini tidak pernah berhenti membuat saya kagum," lanjutnya dikutip dari tribunnews.
Scaloni menilai kemenangan atas Inggris menjadi bukti karakter kuat yang dimiliki skuad Argentina sepanjang turnamen.
Menurutnya, para pemain selalu mampu memberikan respons positif dalam pertandingan-pertandingan penting dan menunjukkan dedikasi yang luar biasa untuk membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia 2026.