BREAKING NEWS: Mobil Honda CR-V Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan, 5 Orang Meninggal Dunia
Putra Dewangga Candra Seta July 16, 2026 08:32 AM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Lima orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Honda CR-V bernomor polisi L-1720-CAY dengan truk bak terbuka di ruas Tol Malang-Pandaan KM 72, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mobil yang mereka tumpangi mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.

Satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke rumah sakit.

Seluruh jenazah kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (Kompartemen Dokpol) RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo, untuk penanganan lebih lanjut.

Identitas Korban Meninggal dan Korban Luka

Lima korban meninggal dunia diketahui masih memiliki hubungan keluarga.

Mereka adalah MI (37) selaku pengemudi mobil, MH (36) yang merupakan istri MI, HH (39) dan HN (38) yang merupakan kakak kandung MI, serta WPP (2), anak kandung HH.

Sementara itu, empat korban lainnya dilaporkan mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di RSUD Bangil serta RS Mitra Sehat Medika Pandaan.

Korban luka masing-masing berinisial QJ (8), anak HH; UH (19), keponakan HH; WPC (2), anak kandung HH; serta ZA (12), anak kandung HN.

Rombongan Baru Pulang dari Wisata di Kota Batu

Sepupu korban, Kautsar Ramadhani, mengatakan seluruh korban merupakan bagian dari satu keluarga besar yang sedang melakukan perjalanan wisata.

Mereka menggunakan tiga kendaraan, terdiri atas dua mobil jenis SUV dan satu mobil sedan.

Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan diketahui baru pulang dari salah satu destinasi wisata keluarga di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Saat perjalanan kembali menuju Surabaya, mobil Honda CR-V yang dikemudikan MI mengalami kecelakaan di ruas Tol Malang-Pandaan sekitar pukul 19.30 WIB.

"Kami semua kaget dapat kabar dari rombongan yang beda mobil. Ya Allah, tetangga juga kaget nangis. Saya sama suami sempat ke RS Bhayangkara Porong," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di rumah duka, kawasan Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026) dini hari.

Suasana Duka di Rumah Korban

Pantauan di rumah duka sekitar pukul 01.30 WIB menunjukkan belasan warga dan tetangga telah berkumpul di gang depan rumah korban.

Mereka bergotong royong memasang terpal sebagai peneduh di depan rumah duka serta menyiapkan karpet sebagai tempat duduk bagi para pelayat.

Di lorong gang lainnya, dua tenda duka juga telah berdiri. Sejumlah warga mulai berdatangan untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sementara itu, beberapa ibu-ibu menyiapkan makanan dan minuman untuk para pelayat di area dekat dapur rumah korban.

Seluruh warga masih menunggu kedatangan jenazah yang saat itu masih berada di RS Bhayangkara Porong untuk proses penanganan.

"Kami masih menunggu, tadi saya ke sana melihat kondisi jenazah korban. Lalu kembali ke rumah mempersiapkan segala sesuatunya di sini," ujar sepupu korban, Mulyadi.

Tangis Keluarga Pecah Saat Rombongan Tiba

Sekitar pukul 01.45 WIB, beberapa anggota rombongan yang berada di kendaraan lain dan tidak mengalami kecelakaan tiba di rumah duka.

Mereka membawa barang bawaan sambil menahan tangis karena kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa tersebut.

"Mohon dimaafkan kesalahan korban ya bu pak," ujar salah satu anggota rombongan sambil berjalan memasuki gang menuju rumah duka.

Suasana haru semakin terasa ketika salah seorang tetangga yang sedang menyiapkan makanan bagi pelayat tidak kuasa menahan tangis.

"Ya Allah, Husnul Khatimah, Ya Allah," ujar seorang perempuan paruh baya yang tampak duduk di dekat penggorengan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.