Dua Assist Terbaru Bawa Lionel Messi Salip Mbappe dalam Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026
Fitriadi July 16, 2026 11:42 AM

 

Lionel Messi memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026. (Bangkapos.com/Gemini AI)

BANGKAPOS.COM - Pemain bintang Argentina, Lionel Messi menyalip Kylian Mbappe dari Prancis dalam daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.

Meski tak bisa menambah koleksi gol, namun dua assist Messi saat Argentina menaklukkan Inggris di semifinal menjadi penentu tahta tertinggi perburuan pencetak gol terbanyak hingga saat ini.

Messi dan Mbappe sama-sama mengoleksi 8 gol, namun jumlah assist La Pulga lebih banyak dibanding sang Jenderal.

Baca juga: Rekap Lengkap Hasil Skor Fase Grup Hingga Semifinal Piala Dunia 2026, Argentina vs Spanyol di Final

Hingga babak semifinal pada Kamis (16/7/2026), Messi telah menyumbangkan 4 assist, sedangkan Mbappe 3 assist.

Persaingan perebutan penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) di panggung Piala Dunia FIFA 2026 berlangsung sengit menjelang babak final.

Baca juga: Bagan Terbaru Hasil Fase Grup Hingga Semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol & Argentina di Ambang Juara

Kedua pemain bintang ini masih sama-sama berpeluang menambah jumlah gol dan assist karena Prancis maupun Argentina masih memiliki satu laga tersisa, di final.

Argentina akan menghadapi raksasa Spanyol di grand final yang akan dihelat di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Sedangkan Prancis berhadapan dengan Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Stadion Miami, Amerika Serikat pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Messi dan Mbappe kini mengejar kontribusi yang diciptakan oleh Gerd Mueller pada 1970 (10 gol dan 3 assist) serta Sandor Kocsis pada 1954 (11 gol dan 2 assist).

Tak hanya Messi dan Mbappe, beberapa pemain lainnya juga masih berpeluang menyodok ke posisi teratas daftar top skor.

Penyerang Norwegia, Erling Haaland yang kini menempati peringkat ketiga top skor, sudah tertutup peluannya meraih Golden Boot FIFA.

Justru gelandang Timnas Inggris, Jude Bellingham yang sedang menanjak penampilannya, jadi ancaman bagi Messi dan Mbappe.

Bellingham masuk ke peringkat empat persaingan top skor Piala Dunia 2026 seusai mengemas dua gol dalam pertandingan lawan Norwegia.

Bellingham sebelumnya juga mencetak dwigol saat Inggris menyingkirkan tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar.

Bellingham pun kini mengemas total enam gol dan 1 assist di Piala Dunia 2026, setara dengan Harry Kane.

Ia unggul dalam jumlah menit bermain dibanding rekan setimnya, Harry Kane yang menempati peringkat 5.

Di bawahnya ada nama Ousmane Dembele, rekan Mbappe di timnas Prancis yang mengemas 5 gol dan 2 assist.

Dembele masih berpeluang menggeser Harry Kane, bahkan pemuncak sementara yakni Mbappe, jika pada laga berikutnya mencetak lebih banyak gol.

Dua Assist Lionel Messi

Lionel Messi kembali menjadi mimpi buruk bagi Timnas Inggris setelah membawa Argentina melakukan comeback dramatis pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, hasil babak pertama Inggris vs Argentina berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan La Albiceleste.

The Three Lions sebenarnya sempat unggul lebih dahulu melalui Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, Messi menjadi aktor utama kebangkitan La Albiceleste dengan menyumbangkan dua assist.

Dua umpan Messi berhasil dikonversi menjadi gol oleh Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada menit 90+2.

Hasil tersebut membuat Inggris harus mengubur mimpi tampil di final, sementara Messi membawa Argentina selangkah lebih dekat untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia.

Di final Piala Dunia 2026 nanti, Argentina akan menantang Spanyol yang lebih dulu lolos setelah menyingkirkan Prancis.

Penampilan ciamik Lionel Messi di laga ini membuktikan dirinya benar-benar menjadi GOAT di sepak bola.

"Gak bisa didebat lah Messi di Argentina tuh salah satu magnet terbesar lah di muka bumi ini apalagi sepak bola," kata Football Analyst, Hamid Anwar dalam Podcast Super Taktik di Gedung Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan langsung berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Argentina tampil agresif dalam melakukan pressing dan beberapa kali melakukan pelanggaran untuk mengganggu aliran permainan Inggris.

Enzo Fernandez, Leandro Paredes, hingga Giuliano Simeone terlibat dalam sejumlah duel keras dengan pemain The Three Lions. Bahkan, Argentina tercatat melakukan empat pelanggaran dalam 10 menit pertama.

Meski mendapat tekanan fisik dari Argentina, Inggris perlahan mampu mengontrol permainan. Elliot Anderson tampil aktif di lini tengah, sementara Anthony Gordon dan Djed Spence beberapa kali mencoba membuka ruang dari sisi lapangan.

Namun, kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Harry Kane bahkan minim mendapat suplai bola, sementara Lionel Messi juga mampu dibatasi pergerakannya oleh pertahanan Inggris.

Peluang terbaik Inggris hadir pada menit ke-33. Berawal dari pelanggaran terhadap Jude Bellingham, Declan Rice mengirim tendangan bebas menuju tiang jauh yang disambut John Stones. Sayangnya, upaya Stones hanya mengenai sisi samping gawang Emiliano Martinez.

Tensi pertandingan kembali meningkat pada menit ke-37 setelah Messi dijatuhkan Anderson. Insiden tersebut sempat memicu protes keras dari para pemain Argentina kepada wasit.

Argentina kemudian mengancam melalui Enzo Fernandez semenit berselang. Namun, tembakan spekulasinya dari luar kotak penalti masih melambung tipis di sisi gawang Jordan Pickford.

Hingga memasuki pengujung babak pertama, duel berlangsung ketat dengan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih. 

Babak pertama ditutup dengan skor imbang 0-0.

Babak kedua langsung berlangsung dengan tempo tinggi. 

Argentina hampir membuka keunggulan pada menit ke-47 melalui dua peluang beruntun Julian Alvarez, tetapi Jordan Pickford tampil sigap mengamankan gawang Inggris.

Inggris justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-55. Umpan silang matang Morgan Rogers diselesaikan Anthony Gordon untuk membawa The Three Lions unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Argentina meningkatkan tekanan. Pickford kembali melakukan penyelamatan penting terhadap sundulan Nico Gonzalez pada menit ke-69, sebelum sundulan Alexis Mac Allister membentur tiang tujuh menit berselang.

Tekanan Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Enzo Fernandez melepaskan tembakan melengkung spektakuler dari luar kotak penalti setelah menerima umpan Lionel Messi untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Drama kemudian terjadi pada masa injury time. Tepatnya menit ke-90+2, Argentina berhasil membalikkan keadaan melalui Lautaro Martinez.

Berawal dari umpan silang Messi, Lautaro menyambut bola dengan sundulan yang gagal dihentikan Pickford. Argentina pun berbalik unggul 2-1 setelah sempat tertinggal.

Messi menjadi aktor penting kebangkitan La Albiceleste dengan mencatatkan dua assist untuk gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Argentina akhirnya berhasil melakukan comeback dramatis untuk mengalahkan Inggris 2-1 sekaligus memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026.

Messi Jadi Sorotan

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Belitung Timur, Endriansyah sempat menyoroti peran Lionel Messi bersama timnas Argentina sepanjang laga Piala Dunia 2026.

Argentina, kata pria yang akrab disapa End, memang menghadapi pertandingan berat. Meski begitu, ia yakin La Albiceleste mampu melewatkannya.

Apalagi, Argentina saat ini masih memiliki pemain yang merupakan top skor di gelaran tersebut, yakni Lionel Messi.

Status Argentina yang merupakan juara bertahan juga menjadi satu di antara faktor End menjagokan Messi dan kawan-kawan untuk ke final.

"Argentina sudah pasti karena pengaruh Lionel Messi. Faktor keberuntungan di beberapa match terakhir ada di Messi, walau pemain lain selalu ikut andil dalam gol tapi seakan semua pemain Argentina itu menjadi satu dengan Messi," kata End, yang juga anggota DPRD Belitung Timur, saat diwawancara Bangkapos.com, Senin (13/7/2026) jelang laga semifinal melawan Inggris. 

End memberikan prediksinya terkait tim yang akan memegang status juara dunia selama empat tahun kedepan. End tanpa ragu memilih tim asuhan Luis de la Fuente, Spanyol.

"Secara pribadi untuk yang juara satu nanti, saya pilih Spanyol," kata End mengakhiri pembicaraannya dengan Bangkapos.com.

Dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal, dua pemain sepak bola Tim RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni Gurniawan dan Aldi juga menyoroti produktivitas Messi.

Di bawah asuhan Lionel Scaloni, sang juara bertahan tampil sangat produktif sepanjang turnamen. Satu di antaranya Lionel Messi yang sudah mengemas 8 gol.

Daftar 6 Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

1. Lionel Messi, Argentina, gol: 8, assiet: 4, lolos final
2. Kylian Mbappé, Prancis, jumlah gol: 8, assit: 3, perebutan tempat ketiga 
3. Erling Haaland, Norwegia, gol: 7, assiet: 0, tersingkir
4. Jude Bellingham, Inggris, gol: 6, assiet: 1, perebutan tempat ketiga
5. Harry Kane, Inggris, gol: 6, assist: 1, perebutan tempat ketiga
6. Ousmane Dembélé, Prancos, gol: 5, assoet: 2, perebutan tempat ketiga

(Bangkapos.com/Fifa.com/Kautsar Fakhri Nugraha/Rizky Irianda Pahlevi/Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.