BPBD Jombang Tangani Dampak Angin Kencang di Desa Banjaragung
Titis Jati Permata July 16, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id, JOMBANG – Dampak angin kencang yang menerjang Dusun Banjaragung, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026) siang, berhasil ditangani dengan cepat. 

Meski sempat merusak tujuh rumah warga, seluruh bangunan dipastikan masih layak dihuni dan tidak ada warga yang harus mengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Wiku Birawa Filipe Diaz Quintas, mengatakan tim Unit Operasi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) langsung diterjunkan untuk melakukan kaji cepat setelah menerima laporan kejadian.

"Kaji cepat dilaksanakan pada pukul 17.00 WIB bersama perangkat desa dan warga setempat untuk memastikan kondisi di lapangan serta dampak yang ditimbulkan akibat angin kencang," ucapnya kepada SURYA.co.id, Kamis (16/7/2026).

Tujuh Rumah Alami Kerusakan Ringan

Hasil asesmen menunjukkan kerusakan yang dialami tujuh rumah hanya bersifat ringan dan tidak memengaruhi struktur utama bangunan. 

Karena itu, seluruh rumah masih aman ditempati oleh pemiliknya.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Ploso Jombang, Hanguskan Bangunan dan Kendaraan

Tak hanya itu, proses pemulihan juga berlangsung cepat berkat gotong royong warga bersama perangkat desa. 

Bagian rumah yang mengalami kerusakan telah diperbaiki secara mandiri sehingga tidak memerlukan penanganan lanjutan dari BPBD.

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sooko Mojokerto Robohkan Pohon

Tak Timbulkan Korban Jiwa

BPBD Jombang juga memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian.

Meski kondisi sudah kembali kondusif, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

Baca juga: 39 Unit Rumah di Kota Blitar Rusak Dihempas Angin Kencang dan Pohon Tumbang

"Kami tetap mengimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama saat memasuki musim pancaroba," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.