5 Bansos Mulai Cair! Cek Daftar Program Bantuan Pemerintah per Juli 2026
Fadri Kidjab July 16, 2026 01:44 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kabar baik bagi masyarakat di seluruh penjuru tanah air. Mengawali triwulan ketiga di bulan Juli 2026, pemerintah secara resmi kembali menggelontorkan berbagai program bantuan sosial (bansos) demi menjaga daya beli warga kurang mampu.

Proses distribusi bantuan ini dilakukan secara bertahap dengan menyasar langsung jutaan warga yang profilnya telah divalidasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Tidak tanggung-tanggung, ada lima jenis bantuan strategis yang dijadwalkan cair sekaligus pada bulan ini, mulai dari sokongan dana pendidikan, perlindungan kesehatan, hingga subsidi pangan pokok.

Bagi Anda yang terdaftar, pastikan untuk menyimak linimasa pencairan, rincian nominal yang akan diterima, serta cara praktis memverifikasi data kepesertaan Anda secara mandiri agar tidak terlewat.

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3

BANSOS PKH -- Ilustrasi uang pecahan Rp100 ribu. Simak cara cek status bantuan sosial PKH.
BANSOS PKH -- Ilustrasi uang pecahan Rp100 ribu. Simak cara cek status bantuan sosial PKH. (Freepik)

Memasuki pertengahan tahun, program PKH kini resmi menggulirkan penyaluran fase ketiga untuk mencakup kebutuhan masyarakat selama periode Juli hingga September 2026.

Untuk KPM yang memiliki rekening di Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, dana segar diperkirakan akan masuk ke rekening Anda secara berkala dalam rentang waktu 10 hingga 31 Juli 2026.

Sementara bagi warga yang pencairannya masih difasilitasi oleh PT Pos Indonesia, proses distribusi bantuan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juli hingga 5 Agustus 2026 melalui kantor pos terdekat atau titik komunitas.

Penting untuk dicatat bahwa besaran nominal bansos PKH ini bervariasi karena disesuaikan dengan kondisi dan klaster kebutuhan masing-masing anggota keluarga penerima manfaat.

Komponen bantuan per tahap tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, meliputi ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun) sebesar Rp750.000, siswa SD Rp225.000, pelajar SMP Rp375.000, serta remaja SMA/SMK sederajat senilai Rp500.000.

Selain itu, alokasi khusus juga diberikan bagi penyandang disabilitas berat dan lansia berumur di atas 60 tahun masing-masing sebesar Rp600.000, serta bantuan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM berat yang mencapai Rp2.700.000 per tahap.

2. BPNT Tahap 3 Cair hingga Rp600.000

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako juga memasuki penyaluran tahap ketiga.

Besaran bantuan yang diberikan adalah Rp200.000 per bulan.

Karena disalurkan setiap tiga bulan, penerima berpotensi memperoleh Rp600.000 sekaligus untuk periode Juli–September 2026.

Program ini ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 berdasarkan DTSEN.

3. Bantuan Pangan Beras

Pemerintah juga kembali menyalurkan Bantuan Pangan Beras melalui Perum Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Setiap penerima dijadwalkan memperoleh:

20 kilogram beras

4 liter minyak goreng MinyaKita

Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

4. Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar (PIP) tetap berlanjut pada Juli 2026 untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan.

Dana bantuan disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Besaran bantuan PIP 2026

SD/sederajat: Rp450.000 per tahun

SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun

SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1.800.000 per tahun

5. PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)

Pemerintah juga melanjutkan Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Melalui program ini, pemerintah membayarkan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 sebesar Rp42.000 per orang setiap bulan, sehingga peserta tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran secara mandiri.

Jadwal Penyaluran PKH dan BPNT 2026
Penyaluran PKH dan BPNT dilakukan dalam empat tahap selama satu tahun, yaitu:

Tahap 1: Januari–Maret

Tahap 2: April–Juni

Tahap 3: Juli–September

Tahap 4: Oktober–Desember

Karena Juli merupakan awal triwulan ketiga, pencairan dilakukan secara bertahap sesuai wilayah, kesiapan bank penyalur, maupun mekanisme distribusi di masing-masing daerah.

Cara Cek Penerima Bansos Juli 2026

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui situs maupun aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.

Melalui website Cek Bansos

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.

2. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai domisili.

3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

4. Ketik kode verifikasi (captcha).

5. Klik Cari Data.

6. Sistem akan menampilkan status kepesertaan beserta jenis bantuan yang diterima apabila data terdaftar.

Melalui aplikasi Cek Bansos

Cara pengecekan melalui aplikasi:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.

2. Login menggunakan akun yang telah terdaftar.

3. Pilih menu Cek Bansos.

4. Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.

5. Isi kode verifikasi.

6. Klik Cari Data dan tunggu hasil pencarian muncul.

Siapa yang Berhak Menerima Bansos?

Secara umum, penerima bansos merupakan masyarakat yang tergolong miskin atau rentan miskin berdasarkan pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Karena data DTSEN diperbarui secara berkala, status kepesertaan dapat berubah pada setiap periode penyaluran.

Oleh sebab itu, masyarakat disarankan rutin mengecek status penerimaan melalui kanal resmi pemerintah agar memperoleh informasi terbaru.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu.

Seluruh informasi mengenai bansos hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.