Manokwari Go Digital: 164 Operator Kampung Ikuti Bimtek SIPADES 3.0
Hans Arnold Kapisa July 16, 2026 12:44 PM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten Manokwari terus mendorong transformasi digital di tingkat kampung melalui penerapan Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) Versi 3.0.

Upaya ini ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pengelolaan Aset Kampung Berbasis Digital.

Kegiatan yang berlangsung 15–17 Juli 2026 itu dibuka Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, di Swiss-Belhotel Manokwari, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 164 operator dari 164 kampung se-Kabupaten Manokwari mengikuti bimtek yang digelar DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Manokwari.

Bimtek ini bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) serta menghadirkan tim pelatih dari PT Lawang Sewu Teknologi, Jakarta.

Mugiyono menegaskan aset kampung merupakan kekayaan daerah yang harus dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, penerapan SIPADES 3.0 menjadi langkah strategis memperkuat tata kelola aset melalui sistem digital yang modern dan terintegrasi.

“Pengelolaan aset kampung harus dilakukan secara tertib, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui SIPADES 3.0, pemerintah kampung diharapkan mampu mengelola aset secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Mugiyono.

Baca juga: Imunisasi Anak Sekolah Tanggung Jawab Bersama, Wabup Mugiyono: Mari Sukseskan BIAS 2026

Ia menambahkan, aplikasi tersebut bukan hanya sebatas pencatatan aset, tetapi juga instrumen penting untuk meningkatkan kualitas data, mempercepat pelayanan administrasi, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

Karena itu, ia meminta seluruh operator kampung memanfaatkan aplikasi SIPADES secara maksimal dan meninggalkan sistem pencatatan manual.

Mugiyono mengakui masih terdapat kendala dalam pengelolaan aset kampung, mulai dari data yang belum lengkap hingga pelaporan yang belum terintegrasi.

Kehadiran SIPADES 3.0 diharapkan menjawab tantangan tersebut melalui pemantauan real time, pelaporan otomatis, dan peningkatan akurasi data.

Ia menegaskan Pemkab Manokwari berkomitmen mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan kampung melalui penyediaan anggaran, penguatan infrastruktur, serta pendampingan teknis berkelanjutan.

Baca juga: 115 Operator Kampung di Teluk Bintuni Dilatih Cara Penginputan IDM dan SIPADES

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti bimtek dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di kampung masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Melijon Appono, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas operator kampung dalam mengelola aset berbasis digital sesuai ketentuan yang berlaku.

Selama tiga hari, peserta mendapat materi kebijakan pengelolaan aset kampung, praktik penggunaan aplikasi SIPADES 3.0, penginputan data, penyusunan laporan inventaris, hingga pemanfaatan aset secara efektif.

“Kami berharap seluruh operator kampung mampu mengoperasikan SIPADES 3.0 dengan baik sehingga pengelolaan aset di 164 kampung menjadi lebih tertib, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Dengan penerapan SIPADES 3.0, Pemkab Manokwari menargetkan tata kelola aset kampung semakin modern dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem pemerintahan kampung berbasis digital.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.