Dishub DKI Ungkap Kondisi Jembatan Kereta Era Belanda di Matraman Setelah Ditabrak Truk Molen
Ferdinand Waskita Suryacahya July 16, 2026 12:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengungkap kondisi jembatan kereta di Matraman Jakarta Timur setelah truk molem tersangkut di wilayah tersebut.

Dishub memastikan insiden itu tak menyebabkan kerusakan struktur jembatan.

Hal ini disampaikan Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, insiden tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada struktur jembatan perlintasan kereta api,” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Jembatan Peninggalan Belanda

Sebagai informasi tambahan, jembatan kereta Matraman merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1918 untuk menghubungkan Manggarai dan Jatinegara.

Selain menjadi saksi sejarah perkembangan transportasi kereta api di Jakarta, jembatan itu juga telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Meski demikian, jembatan tersebut memiliki tinggi kolong yang cukup rendah, kurang lebih hanya tiga meter saja.

Sehingga insiden kendaraan besar, baik itu truk maupun bus nyangkut bukan kali ini saja terjadi.

Proses Evakuasi 

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menjelaskan, insiden tersebut terjadi sekira pukul 02.30 WIB.

Mendapat laporan adanya insiden tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan Satlantas Polres Jakarta Timur untuk melakukan pengaturan lalu libtas di sekitar lokasi kejadian agar proses evakuasi dapat segera dilakukan.

Harlem menyebut, penanganan dilakukan sesegera mungkin agar kendaraan dapat dievakuasi dengan aman dan aktivitas masyarakat yang ingin berangkat kerja atau beraktivitas di pagi hari tidak terganggu.

“Petugas langsung bergerak ke lokasi begitu menerima informasi, sehingga proses evakuasi berlangsung cepat dan selesai sekitar pukul 04.00 WIB. 

Dengan begitu arus lalu lintas kembali normal. Tidak ada korban jiwa maupun gangguan terhadap perjalanan kereta api,” ujarnya.

Kondisi Lalu Lintas 

Harlem juga memastikan, proses evakuasi yang berlangsung kurang lebih satu jam tidak menimbulkan kepadatan berarti di sekitar lokasi.

“Selama proses penanganan, arus lalu lintas tetap dapat dilalui karena kejadian berlangsung pada waktu dengan volume kendaraan yang relatif rendah,” ucapnya.

Untuk saat ini, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian pun sudah kembali berjalan normal.

Imbauan Dishub

Dishub DKI Jakarta pun mengimbau kepada para pengemudi, khususnya kendaraan bertonase dan berdimensi tinggi untuk selalu memperhatikan rambu lalu lintas.

Pasalnya, di sekitar lokasi kejadian sudah terpasang rambu batas ketinggian maksimal yang diizinkan melintas.

“Imbauan ini disampaikan guna mencegah kejadian serupa dan menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan,” tuturnya.

Berita Lainnya

  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Nganjuk: Kesaksian Penumpang Bus Sugeng Rahayu, Rasanya Kayak Dikopyok
  • Baca juga: Kecelakaan Maut Hari Ini di Pangandaran: Pengendara Honda Scoopy Tewas usai Tabrak Pembatas Jembatan
  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Sukabumi: Truk Split Hantam Truk Boks, Sopir Pingsan Terjepit di Kabin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.