TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto melalui PLN ULP Banjarnegara berhasil menjaga keandalan pasokan listrik pada agenda Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, S.E., M.M. di Banjarnegara.
Menko Pangan hadir dalam kegiatan Rumah Mandiri Ekonomi dan Energi, Pangan, dan Konservasi Bendungan Jenderal Soedirman yang diselenggarakan di PT PLN Indonesia Power UBP Mrica, Banjarnegara.
Sebagai bentuk komitmen PLN dalam menjamin kelancaran kegiatan strategis nasional, tim PLN menyiapkan skema pengamanan sistem kelistrikan secara menyeluruh, termasuk penyediaan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai backup selama rangkaian acara berlangsung.
Baca juga: PLN Purwokerto Kota Minta Maaf, Lakukan Pemadaman Listrik Lagi Hingga 4 Jam di Sejumlah Wilayah
Langkah tersebut memastikan seluruh agenda berjalan lancar tanpa adanya gangguan pasokan listrik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero), Moh Sarno; Manager PLN UP3 Purwokerto, Vicky Reandry Faradian; beserta jajaran PLN yang memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah.
Kunjungan Menko Bidang Pangan ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi XII, Aqib Ardiansyah; Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjarnegara Attabik Hasan Ma'ruf, Lc.; Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, Lc.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam mendorong penguatan sektor energi, pangan, dan konservasi lingkungan.
Baca juga: Kinerja PLN Pererat Kepedulian dan Kebersamaan, PLN Ajak Puluhan Anak Yatim Dhuafa Dolan Bareng
Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Komisi XII, Aqib Ardiansyah menyampaikan, pentingnya sinergi lintas sektor untuk mewujudkan ketahanan energi dan pangan nasional.
"Pak Menko Pangan ditunjuk oleh Bapak Presiden melalui Keputusan Presiden sebagai Ketua Tim Percepatan Swasembada Energi, Pangan, dan Air Nasional. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat Banjarnegara menjadi sangat penting dalam mewujudkan swasembada energi," ujar Aqib Ardiansyah.
Pada kesempatan yang sama, Assistant Manager K3L PLN Indonesia Power UBP Mrica, Ferry menjelaskan, berbagai upaya yang dilakukan dalam menjaga keberlanjutan fungsi Bendungan Jenderal Soedirman melalui pengelolaan sedimentasi.
"Sejak 2010 kami melakukan pengerukan menggunakan pompa untuk menyedot sedimentasi. Saat ini jumlah sedimen yang masuk mencapai sekitar 3 juta ton meter kubik setiap tahun, sementara kapasitas penyedotan kami sekitar 1,5 juta ton meter kubik per tahun. Material yang diangkat bukan hanya lumpur, tetapi juga sampah dan plastik. Selain itu, kami menggandeng berbagai organisasi untuk melakukan pembibitan pohon dan kegiatan pertanian yang mendapat sambutan positif dari masyarakat," jelas Ferry.
Manager PLN UP3 Purwokerto, Vicky Reandry Faradian menyampaikan bahwa keandalan kelistrikan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan agenda strategis pemerintah.
"PLN berkomitmen memberikan layanan kelistrikan yang andal untuk mendukung setiap agenda strategis nasional. Keberhasilan pengamanan sistem kelistrikan pada kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan ini merupakan wujud kesiapan personel serta sinergi seluruh unit PLN dalam memastikan pasokan listrik tetap aman, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar," ungkap Vicky.
Melalui dukungan keandalan sistem kelistrikan, PLN terus memperkuat perannya sebagai penyedia energi yang tidak hanya menghadirkan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional, ketahanan pangan, ketahanan energi, serta pelestarian lingkungan.
Apabila membutuhkan informasi maupun layanan kelistrikan, pelanggan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 yang siap melayani selama 24 jam. (*)
Baca juga: Perkuat Pelayanan Listrik, PLN Purwokerto Gandeng Kejaksaan Banjarnegara Amankan Aset Negara