SURYA.co.id, SURABAYA -Isak tangis mengiringi kedatangan ambulans pembawa lima peti jenazah korban kecelakaan mobil Honda CR-V di Ruas Tol Malang-Pandaan, KM 72, di rumah duka Jalan Nyamplung Kuburan, Ampel, Semampir, Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 04.00 WIB, pada Kamis (16/7/2026)
Pantauan SURYA.co.id, di lokasi, kelima peti jenazah korban diangkat oleh para pelayat menyusuri jalanan gang permukiman tersebut, menuju ke dalam serambi Musala Wakaf yang berdekatan dengan rumah duka korban.
Kelima jenazah disalatkan di dalam serambi masalah tersebut oleh ratusan orang pelayat terdiri dari para kerabat, tentangga, serta teman yang berasal dari luar Kota Surabaya.
Setelah rampung, dua jenazah atas nama Hanifah (39), serta anak perempuannya berusia di bawah lima tahun (balita) berinisial WPP (2) dimakamkan di kampung halaman kawasan Kelurahan Tambin, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan.
Menurut Ketua RT Ketua 07, RW 15, Ampel, Semampir, Surabaya, Achmad Zaini (25), pihak keluarga besar di Madura menghendaki kedua korban dimakamkan di lokasi tersebut.
Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Honda CR-V yang Tewaskan 5 Orang di Tol Malang-Pandaan
Sedangkan, tiga jenazah lainnya, M Ishak (37) sopir mobil, istrinya Mufarohah, dan Hanifah (39) kakak kandung M Ishak, rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pegirian, Kota Surabaya pada Kamis siang.
"Setelah tahlil karena kedua jenazah itu diminta sama pihak keluarga yang dari Madura. Nah, untuk saat ini memang tinggal 3 jenazah yang di sini menunggu pemakaman," ujarnya saat ditemui SURYA.co.id di rumah duka kawasan Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, pada Kamis (16/7/2026) dini hari.
Sementara itu, sepupu korban, Kautsar Ramadhani (35) menceritakan rencananya kelima korban meninggal dunia bakal dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pegirian Surabaya, pada Kamis (16/7/2026) siang.
"Iya, harapannya semoga para jenazah itu diterima amal baiknya, diterima segala amalnya, diampuni segala dosa-dosanya. Soalnya saya saksi orang mereka itu orang baik," ujarnya saat ditemui SURYA.co.id di lokasi.
Berikut nama lengkap korban meninggal dunia dan korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit kawasan Kabupaten Pasuruan.
Lima korban meninggal dunia yang sebelumnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong, diantaranya, M Ishak (37) sopir mobil, istrinya Mufarohah.
Baca juga: Duka Keluarga Korban Laka Tol Malang-Pandaan yang Tewaskan 5 Orang : Baru Pulang Berlibur
Lalu, Hanifah (39) serta Hindun (38), merupakan kakak kandung M Ishak. Terakhir, anak balita perempuan berinisial WPP, merupakan anak kandung Hanifah.
Kemudian, empat orang korban terluka yang dirawat di RSUD Bangil dan RS Mitra Sehat Medika Pandaan, meliputi Qoriatul Jannah (8) anaknya Hanifah.
Kemudian, Umroatul Hasanah (19) keponakan Hanifah dan Hindun, Wahyuni Putri Cahaya (2) anaknya Hanifah, dan Zahra (12) anak kandungnya Hindun.
Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan faktor manusia sebagai penyebab utama kecelakaan.
"Diduga pengemudi kurang berhati-hati dan kurang konsentrasi," katanya kepada SURYA.co.id, Kamis (16/7/2026) pagi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Honda CR-V bernomor polisi L-1720-CAY melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Sebelum tabrakan terjadi, kendaraan diduga lebih dulu bergeser ke sisi kiri hingga menyerempet guardrail.
"Sesaat sebelum kecelakaan, kendaraan bergerak ke kiri hingga menyerempet guardrail, lalu menghantam bagian belakang kanan truk," urainya.
Benturan keras membuat bagian depan hingga atap Honda CR-V ringsek parah.
Sementara truk Fuso mengalami kerusakan pada bagian slebor belakang kanan, bumper belakang, dan bak kendaraan.
Sedangkan Zahra (7), yang sempat tidak sadarkan diri, dirawat di RSUD Bangil.
Di sisi lain, pengemudi truk Fuso, Sukasdi (37), warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Iptu Joko menjelaskan, penyelidikan sementara tidak menemukan adanya faktor cuaca, kondisi jalan, maupun kerusakan kendaraan yang menjadi penyebab kecelakaan.
"Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Pasuruan," ungkapnya.
Ia mengimbau para pengguna jalan tol untuk tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk.
Pengendara disarankan memanfaatkan rest area untuk beristirahat agar konsentrasi tetap terjaga selama perjalanan.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp51 juta.
"Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta melengkapi proses penyidikan," tutupnya.
Sepupu korban Kautsar Ramadhani menceritakan, para korban meninggal dunia itu merupakan satu keluarga besar.
Kendaraan mereka tergabung salah satu rangkaian rombongan wisata melibatkan tiga kendaraan.
Dua mobil diantaranya jenis SUV sedangkan satu mobil lainnya jenis sedan.
Mereka baru saja berkunjung dari sebuah destinasi wisata keluarga kawasan Desa Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu.
Kemudian, pada saat perjalanan pulang ke Surabaya, mobil CR-V yang dikemudikan Korban MI terlibat kecelakaan, sekitar pukul 19.30 WIB.
"Kami semua kaget dapat kabar dari rombongan yang beda mobil. Ya Allah, tetangga juga kaget nangis. Saya sama suami sempat ke RS Bhayangkara Porong," ujarnya saat ditemui SURYA.co.id di rumah duka kawasan Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026) dini hari.