Nobar Semifinal Piala Dunia di Bengkulu Meriah, Tim Jagoan Dedy Wahyudi Argentina Masuk Final
Ricky Jenihansen July 16, 2026 02:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Gedung Merah Putih Kota Bengkulu pada Kamis (16/7/2026) dini hari.

Ratusan warga memadati lokasi untuk mengikuti nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia antara Argentina melawan Inggris yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

Laga yang berlangsung sengit itu berakhir dengan kemenangan Argentina atas Inggris dengan skor 2-1, sekaligus memastikan langkah Tim Tango menuju partai final Piala Dunia melawan Spanyol.

Kemenangan tersebut disambut gegap gempita oleh warga yang memadati kawasan Gedung Merah Putih.

Kegiatan nobar dihadiri langsung Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga berbagai komunitas pecinta sepak bola yang membaur bersama masyarakat.

Sejak tengah malam, warga mulai berdatangan untuk mendapatkan tempat terbaik menyaksikan pertandingan penentuan tersebut.

Layar lebar dan sistem tata suara disiapkan sehingga suasana pertandingan terasa layaknya berada di stadion.

Ratusan Warga Padati Gedung Merah Putih

Warga dari berbagai kalangan memadati area nobar sambil mengenakan atribut tim favorit masing-masing.

Sepanjang pertandingan berlangsung, sorak-sorai penonton terus menggema setiap kali Argentina maupun Inggris menciptakan peluang mencetak gol.

Saat Argentina memastikan kemenangan 2-1 atas Inggris, seluruh area Gedung Merah Putih bergemuruh.

Pendukung Tim Tango bersorak merayakan keberhasilan tim kesayangannya melaju ke partai final.

Jajaran Forkopimda, OPD, hingga masyarakat tampak duduk berdampingan tanpa sekat, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Dedy: Nobar Jadi Ajang Mempererat Silaturahmi

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan kegiatan nonton bareng tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan dalam suasana yang penuh kegembiraan.

"Malam ini kita kumpul bareng-bareng di Gedung Merah Putih. Kita nobar Piala Dunia, Argentina lawan Inggris. Ini semifinal, pertandingan penentuan untuk melangkah ke final. Kita ingin masyarakat merasakan kebersamaan, gembira bersama," ujar Dedy.

Ia menjelaskan Gedung Merah Putih dipilih sebagai lokasi nobar karena diharapkan menjadi simbol persatuan sekaligus ruang berkumpul bagi masyarakat Kota Bengkulu.

Sebut Arahan Presiden Bangun Kebersamaan

Dalam kesempatan tersebut, Dedy menyebut kegiatan nobar juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat melalui kegiatan positif.

Menurutnya, momentum Piala Dunia menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

"Arahan dari Bapak Presiden, kita diminta untuk membangkitkan kebersamaan di Piala Dunia tahun ini," katanya.

Terang-terangan Jagokan Argentina

Usai pertandingan, Dedy Wahyudi mengaku sejak awal menjagokan Argentina untuk lolos ke final.

Menurutnya, laga Argentina kontra Inggris merupakan pertandingan klasik yang sarat gengsi.

Meski Inggris tampil disiplin dan memberikan perlawanan sengit, Argentina dinilai memiliki mental juara yang mampu membawa tim tersebut meraih kemenangan.

"Saya dukung Argentina. Bola itu bundar, semua bisa terjadi di detik-detik akhir. Tapi Argentina punya Messi, punya semangat juang yang luar biasa. Tadi sempat mendung, tegang, tapi akhirnya Argentina bisa mengatasi Inggris dan melangkah ke final, ini luar biasa," kata Dedy sambil tersenyum.

Final Disiapkan Lebih Meriah di Simpang Lima

Dedy mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi Pemkot Bengkulu untuk kembali menggelar nonton bareng pada partai final.

Rencananya, nobar final akan dipusatkan di kawasan Simpang Lima Kota Bengkulu dengan skala yang lebih besar dan melibatkan seluruh unsur Forkopimda.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menghidupkan ruang publik, serta mendorong perputaran ekonomi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Warga yang hadir pun berharap tradisi nonton bareng Piala Dunia dapat terus dilaksanakan pada berbagai ajang olahraga internasional.

Selain menciptakan suasana meriah, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.