5 Kota Terbanyak Perempuan di Sumatera, Medan Tak Tertandingi, Palembang Dominasi Usia Muda
Yandi Triansyah July 16, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Dinamika kependudukan di Pulau Sumatera selalu menyajikan data yang menarik untuk dikupas. 

Bukan sekadar soal pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur, sebaran penduduk berdasarkan gender khususnya populasi perempuan menjadi indikator penting dalam memetakan potensi sumber daya manusia, kebutuhan fasilitas pelayanan publik, hingga kebijakan perlindungan anak dan ibu.

Badan Pusat Statistik (BPS) per Juli 2026 merilis data terbaru mengenai wilayah dengan kantong populasi perempuan terbesar di Pulau Sumatera. 

Hasilnya, kota-kota metropolitan utama masih menjadi pusat konsentrasi kaum hawa.

Baca juga: Menyongsong Era Aging Population, 5 Provinsi Terbanyak Lansia di Sumatera

Dalam peta demografi ini, Kota Palembang kembali harus mengakui keunggulan Kota Medan, namun kokoh berdiri sebagai runner-up alias daerah dengan jumlah perempuan terbanyak kedua di tanah Sumatera. 

Berikut adalah ulasan lima kabupaten/kota di Sumatera dengan populasi perempuan tertinggi:

1. Kota Medan: Raksasa Demografi dengan Basis Usia Produktif

Sebagai kota terbesar di Sumatera, Kota Medan menempati urutan pertama sebagai wilayah dengan jumlah penduduk perempuan terbanyak. 

Dari total populasi terbarunya yang mencapai 2,54 juta jiwa, lebih dari separuhnya merupakan kaum hawa.

Data BPS mencatat ada 1.261.049 jiwa perempuan yang berdomisili di ibu kota Sumatera Utara ini. 

Menariknya, struktur populasi perempuan di Medan didominasi oleh kelompok usia produktif matang. 

Perempuan berusia 35–39 tahun menjadi yang terbanyak dengan jumlah 97.623 jiwa, disusul erat oleh kelompok usia 30–34 tahun yang mencapai 97.054 jiwa.

2. Kota Palembang: Didominasi Generasi Z dan Alpha

Kota Palembang mengamankan posisi kedua dalam daftar ini. 

Ibu kota Provinsi Sumatera Selatan yang dihuni oleh total 1.781.672 jiwa penduduk ini memiliki populasi perempuan mencapai 869.340 jiwa.

Berbeda dengan Medan yang didominasi usia matang, piramida penduduk perempuan di Kota Pempek justru didominasi oleh usia muda dan anak-anak. 

Kelompok usia 10–14 tahun (Gen Z akhir/Gen Alpha) menjadi yang paling dominan dengan jumlah 74.733 jiwa, diikuti oleh anak-anak usia 4–9 tahun yang berjumlah 72.561 jiwa. 

Data ini memberikan sinyal kuat bagi Pemkot Palembang untuk terus memperkuat pemenuhan fasilitas pendidikan dan ruang ramah anak.

3. Kota Bandar Lampung: Kekuatan Balita dan Ibu Muda

Bergeser ke ujung selatan pulau, Kota Bandar Lampung bertengger di peringkat ketiga. 
Kota tapis ini mencatatkan total 608.885 jiwa penduduk berjenis kelamin perempuan.

Karakteristik demografi di Bandar Lampung terbilang unik karena didominasi oleh dua kelompok umur yang kontras. 

Di satu sisi, pilar usia 35–39 tahun mendominasi dengan 50.177 jiwa, namun di sisi lain, kelompok usia balita (0–4 tahun) juga memegang porsi yang sangat besar yakni mencapai 49.795 jiwa.

4. Kota Pekanbaru: Tren Pertumbuhan Anak-Anak

Pusat perekonomian Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, menempati urutan keempat sebagai kota dengan populasi perempuan terbesar di Sumatera. Tercatat ada sebanyak 521.749 jiwa perempuan yang menetap di kota ini.

Sama halnya dengan Palembang, Pekanbaru juga memiliki struktur demografi perempuan yang condong ke usia muda.

Kelompok anak-anak berumur 5–9 tahun menjadi kelompok yang paling mendominasi dengan kuantitas mencapai 46.370 jiwa.

5. Kota Padang: Menutup Lima Besar di Ranah Minang

Menggenapi daftar lima besar, Kota Padang hadir sebagai perwakilan dari pesisir barat Sumatera. 

Ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini mengantongi total 486.647 jiwa penduduk perempuan.

Dari jumlah tersebut, generasi paling muda alias kelompok balita menjadi kelompok umur yang paling mendominasi di Ranah Minang dengan torehan sebanyak 40.336 jiwa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.