Lupa Matikan Kompor, Rumah dan Sejumlah Tempat Usaha di Ciamis Terbakar
ferri amiril July 16, 2026 04:05 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Kebakaran menghanguskan bangunan milik Diah Sadiah (70) di Jalan Ciptomangunkusumo, RT 03/23, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Kamis (16/7/2026) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha ikut terdampak.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Raden Ega Anggara Al Kautsar, mengatakan berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu api dari kompor yang ditinggalkan saat memasak.

"Untuk sementara titik api diduga berasal dari kompor. Di rumah tersebut ada seorang ibu yang sudah lanjut usia, diduga lupa saat sedang memasak sehingga memicu munculnya api," ujar Ega di lokasi kejadian.

Bangunan yang terbakar merupakan satu rumah yang dibagi menjadi enam ruangan. 

Baca juga: BREAKING NEWS! Seorang Anak Selamatkan Ibu dari Kebakaran Besar di Ciamis

Sebagian ruangan disewakan dan dimanfaatkan untuk berbagai usaha, di antaranya gudang jasa ekspedisi, pusat kebugaran, studio foto, bengkel, serta rumah dan ruko.

Menurut Ega, petugas pemadam kebakaran segera melakukan pemadaman api setelah menerima laporan dari warga. 

Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur agar api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Korban berhasil dievakuasi dan saat ini mendapat penanganan medis karena mengalami syok," katanya.

Dalam penanganan kebakaran itu, sedikitnya dikerahkan lima unit kendaraan pancar, dua mobil tangki BPBD, satu unit armada Dinas PUTRP, satu unit tangki dari Dinas Lingkungan Hidup, satu unit armada dari Kodim 0613/Ciamis, serta satu unit mobil tangki PDAM.

Usai api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Ega mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat Kabupaten Ciamis saat ini memasuki musim kemarau. 

Ia meminta warga tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, baik saat memasak, membakar sampah, maupun membuang puntung rokok sembarangan.

"Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran. Jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, jangan membakar sampah sembarangan, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan pastikan instalasi listrik di rumah memenuhi standar keamanan," ujarnya.

Ia juga menyarankan setiap rumah atau tempat usaha memiliki alat pemadam api ringan (APAR) atau setidaknya menyiapkan pasir maupun cadangan air sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian materi masih dalam pendataan petugas berwenang.(*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.