TRIBUN-PAPUA.COM, BOVEN DIGOEL – PT Tunas Sawa Erma (TSE) A, salah satu unit usaha Tunas Sawa Erma (TSE) Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui program Corporate Social Contribution (CSC), perusahaan menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat Kampung Butiptiri, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita, anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia, memadati lokasi pelayanan kesehatan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan yang disediakan secara gratis oleh tim medis klinik perusahaan.
Baca juga: Kagumi Gol Menit Akhir Messi Cs Tekuk Inggris 2-1, Kapolda Papua Tengah Optimis Argentina Juara
Bagi masyarakat Kampung Butiptiri, kehadiran layanan kesehatan ini memiliki arti yang sangat penting. Pasalnya, akses menuju fasilitas kesehatan terdekat masih menjadi tantangan tersendiri. Warga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh melalui jalur Sungai Kao dan rawa betik menggunakan perahu untuk mencapai fasilitas kesehatan yang terdekat, sehingga tidak sedikit masyarakat yang menunda pemeriksaan kesehatan karena keterbatasan.
Melihat kondisi tersebut, PT TSE-A menghadirkan layanan kesehatan gratis setiap tahun ke kampung sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan medis kepada masyarakat.
Selain pemeriksaan kesehatan umum dan pemberian obat-obatan, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.
Baca juga: Pernah Bawa Juara Lalu Degradasi, Angel Alfredo Vera Kembali ke Persipura untuk Jabatan Baru Ini
Dokter Klinik PT. TSE-A, Wulan In Suci Mandasari, mengungkapkan bahwa tim medis menemukan keluhan yang dialami anak anak adalah batuk dan pilek, sementara golongan dewasa dan lansia didominasi keluhan pegal pegal, hipertensi.
Menurutnya, untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan tersebut, masyarakat diimbau menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Magdalena Kenggi, perwakilan masyarakat Kampung Butiptiri, mengungkapkan bahwa kehadiran tim klinik perusahaan telah memberikan kemudahan bagi mereka dalam memperoleh layanan kesehatan.
Baca juga: Proyek PSN Merauke Berjalan Tanpa Sosialisasi, Kuasa Hukum Desak Hakim Hentikan Aktivitas
Manager PT. TSE-A, Esau Abraham Irioma, menegaskan bahwa kegiatan pengobatan gratis merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar area operasional.
“Perusahaan berharap program tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Perusahaan tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat pedalaman Papua, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat. Kehadiran layanan kesehatan mobile ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar dalam mendukung kesehatan masyarakat dan mengurangi disparitas akses layanan kesehatan di wilayah terpencil Papua Selatan.(*)