Dodge Siapkan Charger Bermesin ICE Lebih Bertenaga Bulan Depan, Bukan Hemi atau Hellcat
Hendra Wijaya July 16, 2026 04:23 PM

Meski Mopar bukan pihak yang memulai perang mobil otot beberapa dekade lalu, Stellantis berusaha keras untuk tidak menyerah sepenuhnya kepada rivalnya dari kubu Blue Oval. Tahun ini menandai ulang tahun ke-60 nama besar Dodge Charger, dan pabrikan tersebut berencana untuk mengingatkan dunia bahwa Ford Mustang bukan satu-satunya pemain di segmen ini. Selain menandai kembalinya Brotherhood of Muscle ke Pontiac, Michigan untuk penyelenggaraan ke-11 acara RoadKill Nights dari MotorTrend, pabrikan tersebut juga akan memanfaatkan momen ini untuk meluncurkan versi paling bertenaga dari mobil otot bermesin enam silinder segaris yang pernah mereka produksi.


Publik pertama kali mengenal Dodge Charger melalui konsep tahun 1964, namun model produksinya baru benar-benar hadir di pasar pada tahun 1966. Jika pada masa itu Charger hanya menawarkan berbagai pilihan mesin V-8, generasi terbaru mobil ini justru hadir tanpa opsi delapan silinder sama sekali. Sebagai gantinya, setiap versi bermesin bensin dari Charger saat ini menggunakan salah satu dari dua varian mesin enam silinder segaris 3.0 liter Hurricane. Karena itulah model ini dijuluki “Sixpack”.


Dodge menebus hilangnya dua silinder tersebut dengan menambahkan dua turbocharger, sehingga mesin baru ini menghasilkan tenaga lebih besar dibandingkan semua varian sebelumnya kecuali Hellcat V-8 dari generasi sebelumnya. Mesin standar yang digunakan pada Charger R/T menghasilkan tenaga 420 hp dan torsi 468 lb-ft, sementara varian berperforma tinggi Scat Pack memiliki tenaga 550 hp dan torsi 531 lb-ft.


Walaupun pabrikan belum memberikan bocoran detail tentang apa yang akan ditampilkan di RoadKill Nights, banyak pihak memperkirakan bahwa varian Hurricane kali ini akan melampaui angka 600 hp. Melihat banyaknya versi modifikasi mesin ini yang pernah tampil di acara RoadKill Nights sebelumnya, hal tersebut tampaknya bukan tantangan besar bagi Dodge. Namun, dengan mempertimbangkan pernyataan resmi mereka — “Charger bermesin Sixpack paling bertenaga yang pernah ada” — kecil kemungkinan mesin ini akan melampaui tenaga 670 hp dari Charger Daytona EV.


Terlepas dari apakah versi Sixpack kali ini lebih bertenaga dibandingkan mobil otot listrik tersebut atau tidak, Dodge memang perlu melakukan sesuatu untuk membangkitkan kembali antusiasme terhadap Charger. Model yang dulunya menjadi pemimpin pasar di segmennya kini justru menjadi kendaraan dengan penjualan paling lambat di Amerika Serikat menurut data dari CarEdge. Saat ini Dodge memiliki stok Charger untuk 385 hari ke depan, dengan sekitar 10.800 unit masih tersedia di dealer. Kondisi tersebut tergolong buruk mengingat hanya sekitar 1.250 unit yang terjual dalam 45 hari terakhir. Para penggemar Mopar sangat menantikan kembalinya mesin Hellcat V-8 pada Charger, namun hingga kini belum ada pengumuman resmi. Walau kembalinya varian Hellcat pasti akan menimbulkan euforia, belum tentu angka penjualannya cukup tinggi untuk membawa perubahan signifikan.


Versi terbaru dari Dodge Charger Sixpack dijadwalkan meluncur dalam rangkaian acara RoadKill Nights pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026 di M1 Concourse, Pontiac, Michigan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.