Kemenkes Tak Mau Berspekulasi soal Kematian Dokter Alex di Siak, Serahkan Penyelidikan ke Polisi
Erik S July 16, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memilih tidak menyimpulkan terlalu dini  terkait kasus meninggalnya dokter Alex Cristo Loris, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Kabupaten Siak, Riau.

Kemenkes menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan fakta kepada kepolisian yang saat ini tengah melakukan penyelidikan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban merupakan tenaga medis yang tengah menjalani proses pendidikan spesialis

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan, seluruh kemungkinan masih terbuka hingga hasil penyidikan resmi disampaikan oleh aparat penegak hukum.

"Tunggu saja penyidikan kepolisian. Karena kasus ini sudah ditangani kepolisian, kami tunggu pernyataan resmi dari mereka," ujarnya saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (16/7/2026).

Pria yang disapa Aco ini menegaskan, pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan terkait penyebab kematian dokter Alex, termasuk  dugaan adanya tekanan psikologis hingga perundungan.

Menurutnya, setiap dugaan harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan selama proses penyelidikan.

Saat disinggung terkait lokasi ditemukannya korban berada di area semak-semak samping RSUD Tengku Rafian Siak Riau, ia menilai hal tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dikaji oleh polisi.

Kemenkes menegaskan tidak akan mendahului proses penyidikan dan menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian.

Baca juga: Hasil Olah TKP Kematian Dokter Alex Cristo Loris di Siak, Dilaporkan Hilang Semalam

"Kalau ditemukan di semak-semak memang agak sulit jika langsung dibawa ke kasus bunuh diri atau bullying. Karena biasanya jika seseorang mengalami stres hingga melakukan bunuh diri, sering kali ditemukan di lokasi yang lebih personal seperti kamar. Tapi semua kemungkinan masih terbuka," tutur dr Aco.

Sebelumnya dokter Alex Cristo Loris (30), seorang dokter spesialis anestesi sedang menjalani pendidikan dokter spesialis, dikabarkan hilang pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dokter Alex diketahui merupakan dokter asal Maluku yang baru sekitar satu pekan bertugas di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Siak tersebut.

Setelah dilakukan pencarian sekira 16 jam, korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.