TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar sosialisasi penguatan perangkat distrik dan kelurahan untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan, Kamis (16/7/2026).
Peserta terdiri dari kepala distrik dan operator pelayanan administrasi kependudukan dari 24 distrik, berjumlah 48 orang, ditambah perwakilan OPD terkait dan jajaran Disdukcapil.
Ketua panitia, Asmiah Rengen, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disdukcapil Tahun Anggaran 2026.
Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur distrik, memperkuat kapasitas operator pelayanan, serta memperkenalkan sistem digital administrasi kependudukan sebagai inovasi baru pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanis Manibuy secara resmi membuka kegiatan sekaligus meluncurkan Sistem Digitalisasi Terpadu Layanan Administrasi Kependudukan.
Ia menegaskan, inovasi ini memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan langsung di kantor distrik tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
Baca juga: Disdukcapil Teluk Bintuni Tetapkan Empat Distrik Pilot Project Sistem Digital Salak
“Melalui sistem ini, proses pelayanan dilakukan secara elektronik dan terhubung langsung dengan Disdukcapil. Dokumen seperti KTP dan KK dapat dicetak di kantor distrik setelah administrasi selesai,” ujar Yohanis.
Bupati juga mengumumkan pemberian penghargaan bagi distrik yang berhasil meningkatkan perekaman dan penerbitan KTP, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).
Menurutnya, langkah ini menjadi dorongan untuk mempercepat tertib administrasi kependudukan di seluruh wilayah Teluk Bintuni.
Selain itu, ia meminta dukungan Ditjen Dukcapil Kemendagri agar Pemkab Teluk Bintuni memperoleh hak akses resmi pemanfaatan data kependudukan bagi seluruh perangkat daerah.
Hal ini diyakini akan mempercepat verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga pelayanan publik lebih cepat, tepat, dan akurat.
“Transformasi digital ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif terhadap teknologi, dan memberikan pelayanan publik berkualitas hingga ke seluruh distrik dan kelurahan,” tegas Yohanis.