VIDEO - Kopi Gayo Tembus Dunia! Disusul Momen Haru Bupati Aceh Barat Antar Anak Yatim ke Sekolah
Cut Muhammad Habibi July 16, 2026 05:39 PM

SERAMBINEWS - Rangkuman Aceh Local News hari ini menghadirkan sejumlah informasi menarik, inspiratif, dan terkini dari berbagai penjuru Aceh. Mulai dari dukungan penuh Menteri Pertanian untuk Kopi Gayo di Bener Meriah, aksi humanis Bupati Aceh Barat di hari pertama sekolah, hingga dedikasi TNI merampungkan rehabilitasi panti asuhan.

Informasi pertama datang dari Kabupaten Bener Meriah. Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Pemerintah Aceh dalam memajukan sektor pertanian daerah, khususnya pengembangan komoditas Kopi Gayo.

Didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadullah, Menteri Pertanian meninjau langsung lokasi produksi benih Kopi Arabika di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada Selasa, 14 Juli 2026. Kunjungan ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat sektor pertanian di Aceh.

Menteri Pertanian mengapresiasi produktivitas Kopi Gayo yang terus meningkat dan berhasil merambah pasar global. Ke depannya, Kementerian Pertanian berencana meningkatkan luas tanam kopi hingga 10.000 hektare di seluruh Aceh. Terkait tren harga kopi yang kini menggembirakan petani di kisaran Rp110.000 per kilogram, pemerintah menyoroti pentingnya kebijakan ekspor satu pintu. Kebijakan ini diharapkan menjadikan Indonesia sebagai penentu harga kopi dunia, sehingga kesejahteraan pekebun semakin meningkat.

Wakil Gubernur Aceh, Fadullah, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian besar pemerintah pusat, dan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi demi mendongkrak daya saing Kopi Gayo di pasar internasional.

Dari Bener Meriah, beralih ke Kabupaten Aceh Barat. Sebuah aksi inspiratif sekaligus mengharukan dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP. Memasuki hari pertama tahun ajaran baru, beliau secara khusus meluangkan waktu untuk mengantarkan dua anak yatim ke sekolah, demi memberikan semangat layaknya kehadiran seorang ayah.

Aksi ini merupakan implementasi dari "Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah" atau GAMAS, yang dilangsungkan pada Senin, 13 Juli 2026. Bupati menjemput langsung dua anak yatim, bernama Agung dan Devisa, di kediaman mereka di Desa Suak Indrapuri. Kedua anak tersebut adalah putra dari seorang nelayan yang baru saja berpulang tiga bulan lalu, dan kini hidup bersama ibunya yang bekerja sebagai penyedia jasa cuci pakaian.

Bupati kemudian mengantarkan mereka hingga ke SD Negeri 2 Meulaboh. Kehadiran sosok pengganti orang tua di momen hari pertama sekolah dinilai sangat penting untuk memberikan dorongan psikologis dan semangat baru bagi anak-anak yang telah kehilangan sosok ayah. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga bertindak sebagai pembina upacara guna memberikan motivasi langsung kepada seluruh siswa, sekaligus meninjau sarana infrastruktur sekolah demi kenyamanan belajar mengajar.

Masih dari wilayah Aceh Barat, kepedulian terhadap fasilitas pendidikan dan sosial ditunjukkan oleh Korem 012/Teuku Umar yang sukses merampungkan rehabilitasi sebuah panti asuhan di Kecamatan Kaway XVI. Tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, TNI juga turun tangan menghadirkan fasilitas air bersih guna menunjang kesehatan para santri.

Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel Infanteri Windarto, meresmikan langsung hasil rehabilitasi bangunan Panti Asuhan sekaligus Dayah Istiqamatuddin Teuku Umar di Kampung Meunasah Rayeuk, pada Rabu, 15 Juli 2026.

Sebelumnya, melalui pantauan program Karya Bakti, panti asuhan ini mengalami kerusakan parah di bagian atap yang bocor, lantai rusak, tempat ibadah yang kurang memadai, serta air sumur yang sangat keruh dan kekuningan. Kini, bangunan telah diperbaiki secara permanen, dilapisi keramik, dan sistem penyaringan air bersih berhasil dibangun sehingga menghasilkan air yang jernih dan layak guna.

Dalam peresmian tersebut, Korem 012/Teuku Umar turut menyerahkan berbagai bantuan operasional seperti lemari pakaian, kasur, serta 100 polibag bibit tanaman cabai, terong, dan tomat. Bantuan bibit ini diharapkan dapat dirawat oleh para santri untuk mendorong kemandirian pangan harian di lingkungan panti. Pimpinan dayah, Tengku Muhammad Amin, menyampaikan apresiasi mendalam karena bantuan ini membawa perubahan besar bagi kenyamanan para santri dalam menuntut ilmu dan beribadah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.